Jalan Tol Dimulai, Manajer HK Temui Gubernur Rohidin

Desa Ekonomi & Bisnis Featured Lingkungan Pemda Provinsi Sosial & Budaya

RBO, BENGKULU – Tampaknya, rencana besar akan segera terealisasi pada tahun ini. Dimana Program Strategis Nasional (PSN) yang merupakan pembangunan jalan tol akan dimulai pada bulan depan. Keseriusan ini dimana pihak Hutama Karya (HK) sebagai penggerak proyek tersebut kemarin mendatangi Kantor Pemda Provinsi Bengkulu.

Pembangunan Jalan Tol ruas Bengkulu – Sumatera Selatan akan segera dikerjakan pada Maret 2019 dimulai dari Groundbreaking, PT. Hutama Karya akan melakukan proses pengerjaan pembangunan jalan Tol perdana di Provinsi Bengkulu ini.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan saat kunjungan kerja presiden beberapa saat lalu dan sudah dibicarakan beberapa kegiatan strategis yang sudah dapat dimulai tahapannya pada awal tahun ini. Salah satunya jalan Tol yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dan Provinsi Sumatera Selatan (Lubuk Linggau).

“Tahapan pembangunan proyek strategis nasional sudah dapat dimulai, dan diharapkan berjalan sesuai schedule yang dijadwalkan,” ujar Gubernur usai pertemuan di Rumah Dinas Wakil Gubernur Bengkulu, Senin(25/2) kemarin.

Ia menambahkan, tahap awal pembangunan jalan tol akan dibangun sepanjang 17 Kilometer, mulai dari titik Kota Bengkulu (Pulau Baai) hingga Taba Penanjung. Selanjutnya akan dilanjutkan pembangunan terowongan yang terhubung hingga Kabupaten Kepahiang.

“Lahan yang disiapkan merupakan milik pemprov. Jadi, tidak ada kendala untuk memulai pekerjaan pembangunan tahapan awal. Pulau Baai hingga Taba Penanjung sepanjang 17 kilometer, kemudian selanjutnya nanti dibangun terowongan,” ungkapnya.

Sementara itu, Manager Proyek Divisi Tol PT. Hutama Karya Hasan Turcahyo menyampaikan, Hutama Karya sudah mendapat perintah untuk menyiapkan lahan. Salah satunya di Bakorluh (Milik Pemprov), tinggal menunggu pelaksanaan eksekusi dan persetujuan dari Gubernur.

“Pembebasan lahan masih dilakukan, seiring proses persiapan penerbitan penetapan lokasi. Rencana groundbreaking ditarget pada 15 Maret 2019, kepastiannya masih ditunggu,” ucap Hasan yang juga mengerjakan Tol trans Sumatera. (bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *