Guru Harus Kenalkan Pariwisata Daerah kepada Murid

Featured Pariwisata Pemda Provinsi Sosial & Budaya
Dewi Coryati : Jangan Sampai Tidak Tahu Wisata Daerah Sendiri
RBO, BENGKULU – Ratusan guru mengikuti pelatihan dasar pengenalan pariwisata di salah satu hotel di Kota Bengkulu, Selasa (26/2). Harapan ke depan, pariwisata khususnya di Provinsi Bengkulu sudah bisa dikenal sejak di bangku sekolah. “Pokok persoalannya adalah pariwisata yang ada di daerah kita ini belum dikenalkan secara baik. Makanya harus dikenalkan mulai dari anak-anak di sekolah,” ungkap anggota Komisi X DPR RI, Hj. Dewi Coryati SE, M.Si kemarin.
Dewi menerangkan, guru harus intens mengenalkan pariwisata yang ada di daerahnya masing-masing kepada murid-muridnya. “Sehingga anak-anak sekolah
tahu apa saja pariwisata disekitarnya. Lantaran yang masih terjadi sekarang, anak-anak lebih tahu tempat wisata di luar daerahnya dibandingkan di daerah dia sendiri. Jadi, jangankan orang dari daerah luar, orang pribumi saja tidak tahu pariwisata apa yang ada di daerahnya. Kan lucu jadinya kalau seperti ini,” terang Dewi.
Pelatihan yang dilaksanakan, sambung Dewi, membimbing guru terkait cara mengenalkan pariwisata, mempromosikan serta mencintai pariwisata. “Ketiganya ini tidak bisa dijalankan kalau anak-anak kita tidak tahu potensi wisata yang ada. Kemudian, pariwisatanya bagus tetapi budaya masyarakat setempat tidak bagus ya percuma. Oleh karena itu dalam pelatihan ini, kita juga menekankan untuk para guru mengajarkan anak-anak didiknya menjaga kebudayaan,” katanya.
Pengenalan kepariwisataan, lanjut Dewi, harus menyentuh semua elemen. Karena saat ini, pariwisata khususnya di Provinsi Bengkulu masih belum diketahui secara merata di masyarakat luar Provinsi Bengkulu. “Sayangkan kalau pantai kita yang indah itu (Pantai Panjang), tidak diketahui orang luar daerah. Untuk itu harus dipromosikan dengan baik. Selanjutnya, langkah ini salah satu bagian dari mendukung Wonderfull Bengkulu 2020,” papar Dewi.
Ditambahkan Dewi, pihaknya sudah membicarakan kemungkinan memasukkan Kepariwisataan ke dalam kurikulum di sekolah. “Tadi sudah dibicarakan tetapi kita butuh kajian lebih lanjut. Memang saat ini kita pikir pengenalan pariwisata itu harus menyentuh bangku sekolahan. Karena yakinlah, ke depan pariwisata akan menjadi penggerak ekonomi kita,” tutupnya.(idn)
BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *