Riak Siabun Desa Yang Terpinggirkan

Ekonomi & Bisnis Featured Politik Seluma

RBO, BENGKULU – Desa Riak Siabun yang berada di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma sepertinya menjadi desa terpinggirkan dalam beberapa hal. Misalnya soal infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan dan sarana yang lainnya.

Daerah tersebut merupakan penghasil sawit, dan sayuran yang di bawa ke Kota Bengkulu setiap hari untuk diperjual belikan. Nahasnya, kepemilikan lahan mayoritas didominasi oleh orang luar yang tidak tinggal di Desa Riak Siabun. Sehingga warga disana kebanyakan menjadi buruh di lahan kebun sawit milik warga luar desa. “Seperti inilah kehidupan kami disini. Kami menjadi buruh di desa dan lingkungan kami sendiri. Karena kepemilikan lahan didominasi oleh orang luar dari desa kami,” kata warga RT 14 Dusun Jagung Manis, Muhammad Siswandi.

Siswadi yang juga sebagai penjual sayur keliling tersebut mengungkapkan kegundahannya kepada Caleg DPD RI no 24, Barlian saat berkunjung ke desa tersebut. “Dari semua lini, kami disini (Desa Riak Siabun) ketinggalan dibandingkan dengan desa lainnya. Padahal jarak dari Kota Bengkulu cuma 45 menit, dan hanya 24,7 KM jika melalui jalan Citanduy,” sampai dia.

Dengan kondisi  demikian, Barlian telah memiliki gambaran  dan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat di Desa Riak Siabun ini. “Yang jelas infrastruktur dasar mereka masih ketinggalan. Demikian juga dengan akses kepemilikan lahan. Saya berpengalaman dalam bidang pendampingan masyarakat, dan kita sudah punya gambaran solusi untuk masyarakat disana. Kita akan mendorong masyarakat untuk berdaulat,” kata Barlian sang politisi hijau.

Bahkan ada yang lebih miris lagi dengan kondisi masyarakat disana, Barlian mengakui menemukan seorang warga yang sudah tidak kuat lagi menjadi buruh di perkebunan warga, yang hanya membuat sapu lidi. “Beliau adalah Mbah Parlan, yang kesehariannya membuat sapu lidi dan dijual. Beliau hanya mendapatkan Rp 5 ribu – Rp 10 ribu perharinya. Jauh dari kata cukup untuk kebutuhan pribadi,” jelas dia.

Dengan segudang permasalahan di desa tersebut, Barlian meminta doa restu warga disana untuk sukses menuju Senayan dan duduk sebagai DPD RI. “Jika terpilih menjadi anggota DPD RI, saya telah memiliki konsep yang akan disampaikan kepada pemerintah daerah untuk membantu menyelesaikan permasalahan warga disana, sesuai dengan tugas dan wewenang anggota DPD,” singkat dia.(hcr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *