Bengkulu Utara Dikunjungi 3 Menteri Sekaligus

Bengkulu Utara Featured

RBO >> ARGA MAKMUR >>  Pada hari Sabtu lalu (16/3) Bengkulu Utara kembali mendapat kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ( PDTT) EKO PUTRO SANDJOJO BSEE,M.BA dan kali ini menteri desa di temani dua menteri lain nya, yakni Menteri Perumahan Rakyat Penataan Ruang (PUPR) Ir.MOCHAMAD BASOEKI HADIMOELIONO M,SC,PH,D dan Menteri Pertanian ANDI AMRAN SULAIMAN.

Kunjungan kerja tersebut diselenggarakan di kediaman Bupati Bengkulu Utara, H Ir.Mian di desa Giri Kencana, Kecamatan Ketahun. Dalam kunjugan kerja tersebut para menteri disambut baik masyarakat Bengkulu Utara khususnya warga Kecamatan Ketahun dan sekitarnya.

Agenda kunjungan kerja tersebut yakni meninjau langsung keadaan masyarakat dan infratruktur yang ada di Bengkulu Utara dan juga penyerahan beberapa item bantuan. Yakni pembangunan jembatan sebanyak 2 titik, penyerahan sertifikat ke masyarakat, penyerahan JKN-KIS, dan penyerahan bantuan ternak sapi.

Setelah acara di kediaman Bupati selesai para menteri pun bertolak ke Bengkulu dan mampir meninjau ke area abrasi Desa Urai, melihat pentingnya akses tersebut dan 9 desa terdapat akibat abrasi tersebut menteri PUPR Ir.Mochamad Basoeki Hadimoelino M,sc,Ph.D berjanji akan membangun penahan ombak di tahun 2019 ini agar kembali normalnya akses tersebut seperti sediakala.

“Walaupun jalan ini sudah non status kami akan tetap coba bangun jalan ini dan penahan ombak di area abrasi ini, mengingat pentingnya akses jalan ini bagi sembilan desa yang terdampak,” ungkap Menteri PUPR.

Terpisah PLH kepala desa urai Puji Widodo melalui Sekretaris desa Nodi Hariyanda yang RADAR BENGKULU wawancarai,sangat berharap pembangunan penahan ombak tersebut dapat segera di relisasikan,mengingat pentingnya akses tersebut bagi masyarakat desa Urai baik pun desa terdampak lain nya.

Nodi Nariyanda juga berharap realisasinya pembangunan penahan ombak di area abrasi tersebut bisa sejalan dengan nawacita desa dan pemerintah agar menyukseskan pemilu di April mendatatang. Hal itu dikarenakan ancaman masyarakat terkait jalan abrasi tersebut akan golput apa bila tahun ini jalan abrasi di Desa Urai ini tidak diperbaiki.

“Kami sangat berharap segeranya pelaksaan pembangunan penahan ombak di area abrasi tersebut, agar kami Pemdes Urai bisa merealisasikan program sukseskan Pemilu tahun 2019 ini,”ungkap Nodi.(bri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *