Rumah Umar Sanusi Ludes Dilalap Si Jago Merah

Bengkulu Tengah Featured Peristiwa Politik Sosial & Budaya

Warga Sesalkan Armada Damkar Benteng Mengecewakan

RBO, BENTENG – Warga Desa Pondok Kelapa Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah, Sabtu (16/3) sekira pukul 11.30 WIB mendadak heboh. Hal ini lantaran, rumah salah seorang warga setempat yang juga merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Fraksi Gerindra Kabupaten Bengkulu Tengah Umar Sanusi ludes dilalap si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun beton, atap Asbes, plafon triplek kayu dan perabotan rumah ludes terbakar dan nyaris tidak bersisa. Tak hanya itu, akibat kejadian ini korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 500 juta.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh, kronologis kejadian insiden kebakaran yang meludeskan satu unit rumah ukuran 7×16 meter tersebut diduga akibat konseleting listrik. Pasca, mendapatkan informasi terkait adanya kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Benteng langsung mengerahkan 1 unit mobil PBK, serta ada juga 2 unit tangki pemadam dari PT.Bio Benteng.

Selain itu, masyarakat setempat juga dibantu aparat kepolisan ikut bergotong royong memadamkan kobaran api. Alhasil, sekira pukul 13.31 WIB kobaran api dapat dipadamkan. Tokoh Desa Pondok Kelapa, Alamsyah menyesalkan kinerja Pihak PBK Benteng yang dianggap kurang profesional. Ia berharap, kedepan kinerja PBK bisa dievaluasi dan diperbaiki.

“Pelayanan pihak Damkar Benteng itu mengecewakan, karena bukannya apa-apa mereka datang kesini dengan pelayanan yang tidak prima sehingga masyarakat kecewa dengan ulah mereka,” terangnya.

Sementara itu, warga lainnya Andi juga kecewa dengan kinerja PBK Benteng. Pasalnya, setiba dilokasi armada PBK Benteng tersebut tidak bisa difungsikan karena diduga tidak ada air nya. “Kemudian kami suruh sedot air ternyata mesin penyedot air tersebut juga rusak,” tegasnya.

Ditambahkan, dilokasi kejadian hanya mobil Damkar milik pihak perusahaan yaitu PT.BIO yang bisa difungsikan dengan baik. “Ada datang 2 armada PBK dari PT.BIO, namun api sudah tidak bisa dihalau lagi, seandainya mobil Damkar Benteng yang datang tadi bisa difungsikan mungkin api tidak akan sebesar itu,” kata dia.

Sekadar informasi, Bupati Benteng Ferry Ramli dan Wakil Bupati Benteng Septy Periyadi juga tampak mendatangi lokasi kebakaran. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *