BUMD Harusnya Jadi Solusi Ekonomi Rakyat

Ekonomi & Bisnis Featured Pemda Provinsi Politik Sosial & Budaya

Jonaidi : Selama Ini Belum Pernah Maksimal

RBO, BENGKULU – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu selama ini dinilai belum maksimal menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bukan itu saja, BUMD pada dasarnya semestinya menjadi solusi bagi perkembangan ekonomi masyarakat. Ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP, MM kepada RADAR BENGKULU kemarin.
Diungkapkan Jonaidi, BUMD harus bisa menyumbangkan pemasukan bagi daerah dan membantu perkembangan ekonomi masyarakat. “Namun yang terjadi itu BUMD terkadang menjadi beban bagi daerah. Padahal cita-citanya untuk membantu daerah dan masyarakat. Kita melihat kondisi BUMD seperti ini, terjadi di Provinsi Bengkulu selama ini,” ungkap Joniadi.

Otonomi daerah, lanjut Jonaidi, memberikan kesempatan pada pemerintah di daerah mengembangkan usaha milik daerah. Dengan menggunakan pedekatan
bisnis tanpa menghilangkan prasa pelayanan publik. “Kebijakan strategis pendirian BUMD untuk meningkatkan, membantu masyarakat, serta meningkatkan pembangunan melalui PAD. Hanya saja ini belum berjalan di Bengkulu,” lanjutnya.
Oleh karena itu, sambung Jonaidi, pihaknya di DPRD Provinsi Bengkulu menilai usulan Raperda tentang BUMD merupakan langkah yang bagus. “Makanya DPRD mendukung langkah eksekutif. Bahkan berharap bisa berjalan sesuai aturan dan berazas keadilan agar dapat meningkatkan pendapatan asli daerah untuk meningkatkan pembiayaan pembangunan di daerah,” jelasnya.
Politisi Gerindra ini menambahkan, perubahan peraturan daerah tentang BUMD perlu direalisasikan. Karena, tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang. “Kami setuju dengan adanya perubahan Raperda ini untuk penyesuaian regulasi. Bukan hanya perubahan Raperda, tapi harus bisa produktif dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Jangan sampai Raperda ini disahkan tapi sulit pada saat inplementasinya di lapangan,” tegas Jonaidi.
BUMD, terang Jonaidi, dalam kegiatan usaha sangat penting dikelola dengan baik, dan menjadi instrument daerah dalam menatap perekonomian di daerah.
“Sebagai sumber atau penggali pendapatan daerah dan Negara, bukan sebaliknya membebankan daerah atau negara. Itulah dasar BUMD itu bisa didirikan. Kalau hanya memberatkan daerah, lebih baik tidak usah ada BUMD,” tutupnya. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *