AviaStar, membuka rute Mukomuko – Bengkulu

Ekonomi & Bisnis Featured Mukomuko Pemda Provinsi Sosial & Budaya

Wings Air Mogok, Penerbangan BKL-MM Tidak Dapat Subsidi

RBO, MUKOMUKO – Penerbangan reguler dari Bandara Fatmawati Sukarno Kita Bengkulu menuju Bandara Mukomuko yang dibuka oleh Wings Air, anak perusahaan Lion Air saat ini sedang mogok, atau memberhentikan penerbangan sejak kurang lebih sebulan terakhir.

Akan tetapi, untuk izin rute penerbangan Bengkulu – Mukomuko ini masih aktif. Wings Air diberi waktu tiga bulan terhitung penerbangan terakhir penghujung Februari lalu. Jika dalam tiga bulan Wings Air tidak melakukan penerbangan, maka izin rute akan dicabut. Hal ini dijelaskan Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mukomuko, A. Sofyan Rasad dijumpai di ruang kerjanya. Selasa (27/3).

Berhentinya Wings Air, bukan berarti Mukomuko tidak memiliki angkutan udara. Saat ini Maskapai AviaStar, membuka rute Mukomuko – Bengkulu. Tidak hanya Bengkulu – Mukomuko, AviaStar juga membuka rute penerbangan Mukomuko – Padang dengan pesawat berkapasitas 18 kursi penumpang.

Dijelaskan Sofyan, untuk penerbangan Mukomuko – Padang, masih masuk katagori jalur perintis, sehingga mendapatkan subsidi dari Pemerintah Pusat. Sayangnya, untuk rute Mukomuko – Bengkulu, Pemerintah Pusat tidak dapat memberikan subsidi. Ini lantaran, rute Mukomuko – Bengkulu, pernah dibuka penerbangan reguler (non subsidi).

Akibat kondisi ini, harga tiket pesawat AviaStar untuk rute Mukomuko – Bengkulu terbilang tinggi yakni dikisaran Rp 500 ribu lebih. Sementara rute Mukomuko – Padang yang masih disubsidi harga tiket hanya kisaran Rp 280 ribu.

“Untuk Mukomuko – Bengkulu tidak bisa dapat subsidi. Karena itu tadi, pernah ada penerbangan reguler. Status rute Mukomuko – Bengkulu bukan perintis lagi.  Tapi pesawat AviaStar buka penerbangan Mukomuko – Bengkulu, status penerbangan reguler, tiketnya mahal, sekitar Rp 500 ribu,” demikian Sofyan. (sam)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *