Kekuatan Wonderful Bengkulu Merubah Segalanya

Featured Pariwisata Pemda Provinsi

Oleh : Suparhim, SE

Penggiat & Pengamat Pariwisata 

 Wonderful Bengkulu merupakan program prioritas Pemprov Bengkulu untuk meningkatkan daya saing daerah melalui sektor Kepariwisataan. Program ini mempunyai agenda besar, yaitu menciptakan Bengkulu sebagai destinasi pariwisata berdaya saing.

   Element utama yang harus dipenuhi adalah adanya daya tarik wisata, adanya aksebilitas dari dan ke Bengkulu serta ke lokasi daya tarik wisata. Adanya fasilitas kepariwisataan yang dapat meningkatkan lama tinggal wisatawan seperti hotel, restoran, transportasi. Kemudian adanya kelembagaan yang profesional yang menangani kepariwisataan, baik pemerintah maupun swasta.

Lalu yang sangat penting, yakni adanya daya tarik wisata berskala nasional dan international.

   Program Wonderful Bengkulu 2020 punya frame waktu yang cukup sejak dicanangkan. Harusnya bisa terwujud dengan mensinergikan semua OPD, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Kemudian lagi,  Pemprov harus memiliki buku panduan yang disepakati. Siapa berbuat apa berdasarkan kajian ahli pariwisata yang memuat antara lain : target kunjungan wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara. Lama tinggal wisatawan (Length of stay). Menciptakan daya tarik wisata sesuai segmentasi pasar, termasuk memiliki peristiwa pariwisata (Calendar of Events).

   Bengkulu dengan potensi sumberdaya pariwisata yang beragam dan melimpah merupakan anugerah Tuhan yang luar biasa yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu memerlukan sentuhan profesional  dan memiliki konsep dalam bentuk Master Plan Pariwisata atau Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah yang sudah di Perda kan.

   Disini masyarakat menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata. Tidak hanya sebagai tuan rumah yang baik, juga sebagai pelaku pariwisata (host and guest). Masyarakat harus diberdayakan, harus sadar wisata, dapat berinteraksi dengan wisatawan.

Terkait daya tarik sebagai daerah tujuan wisata, motivasi dan ekspectasi wisatawan ke Bengkulu tergantung produk yang ditawarkan dan segmentasi pasar wisatawan. Ketertarikan wisatwan ini tercipta melalui branding destinasi pariwisata Bengkulu.

Potensi besar destinasi pariwisata Bengkulu salah satunya ada dikekuatan sejarah, baik sejarah perjuangan bangsa, maupun satu satunya Provinsi yang pernah menjadi bagian dari Pemerintah Inggris.

Puspa langka nasional Rafflesia Arnoldi dan Ammorphopalus Titanum menjadi kekuatan wisata alam minat khusus. Dengan Tagline “Home Of The Wonder Bloom”.

Pantai pesisir barat Bengkulu mulai dari Kaur sampai Mukomuko dengan jalur jalan Pantai Barat Sumatera (Trans Sumatra West Coast Highway) menjadi kekuatan untuk kegiatan Overland Tour. Dengan tumbuhan endemik cemara laut, Lokasi Surfing, Diving.

Perlu diketahui, Bengkulu berdasarkan Peraturan Pemerintah No 50 Tahun 2011 sudah ditetap sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Yaitu Pulau Enggano dan KPPN Kota Bengkulu dan sekitarnya dan Kabupaten Rejang Lebong dan sekitarnya.

Arung Jeram, Flora dan Fauna Langka, Air Terjun, Danau, Seni Budaya, Kawah Vulkanik, Air Panas Alam, Perkebunan Teh. Events Kepariwisataan adalah potensi besar yang harus mendapat sentuhan kreatif dan professional.

Kesulitan Bengkulu sebagai tujuan wisata ?

Tergantung kesiapan Bengkulu sebagai destinasi antara lain target kunjungan wisatawan sudah ada belum ? Segmentasi pasarnya seperti apa? Kemudian strategi marketingnya bagaimana? Brandingnya bagaimana? Ini harus bisa dijawab dulu dengan data dan fakta.

Sarana pendukung, katakan Hotel besar biasanya punya jaringan (hotel chains). Biasanya mereka sudah punya business plan. Mudah- mudahan dengan jaringan hotel tersebut bisa meningkatkan kunjungan wisatawan.

Ketika Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota memiliki konsep pengembangan yang terpadu dan terintegrasi dalam kesatuan destinasi dan mempunyai kekuatan hukum, maka pembangunan kepariwisataan bisa fokus serta sustainable. Kemudian kelembagaan kepariwisataan harus diisi oleh SDM yang sesuai. Termasuk membentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah sesuai amanah UU Kepariwisataan.

Berikutnya menyiapkan daya tarik wisata berskala nasional dan international. Kesiapan sarana dan prasarana kepariwisataan seperti infrastruktur, aksesibilitas, moda transportasi, hotel dan restoran, cinderamata, pergelaran seni budaya, kuliner dan masyarakat yang sadar wisata.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *