1 Kg Bawang Putih Seharga 115 Kg Sawit, Ini yang Akan Dilakukan Disperindag

Ekonomi & Bisnis Featured Mukomuko

RBO, MUKOMUKO – Harga Bawang Putih di pasaran Kabupaten Mukomuko saat ini begitu “mencekik”. 1 kg Bawang Putih seharga dengan 115 kg sawit. Dimana diketahui, harga sawit ditingkat petani saat ini Rp 800 per kg. Atau jika dikalikan 115 kg sama dengan Rp 92.000, sekitar itulah harga Bawang Putih saat ini. Bahkan informasi yang diterima RADAR BENGKULU dari masyarakat, Bawang Putih sudah dijual sebesar Rp 100 ribu per kg-nya.

Dikonfirmasi prihal tingginya harga Bawang Putih saat ini, Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koprasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Mukomuko, Nurdiana, SE., MAP dalam keterangannya mengatakan, melambungnya harga Bawang Putih ini disebabkan minimnya pasokan yang beredar di pasar, disamping itu permintaan konsumen meningkat.

“Sudah menjadi hukum ekonomi, dimana ketika permintaan meningkat sedangkan pasokan sedikit, harga akan mengalami kenaikan,” terangnya. Selasa (7/5).

Akan tetapi, pihaknya belum mengetahui persis apa yang menyebabkan pasokan Bawang Putih di pasar daerah ini kurang. Apakah memang dari hulunya (daerah asal) atau ada permainan tokeh (pengepul) yang menimbun barang di gudang.

Untuk memastikan itu, pihak Disperindagkop-UKM bersama jajaran tim pengawas barang beredar meliputi Kepolisian dll akan melakukan pengecekan di gudang-gudang khususnya gudang yang menyediakan Bawang Putih di daerah ini.

“Di Mukomuko berdasarkan data kita, gudang kebutuhan pokok yang menyediakan bawang- bawangan ini ada dua, di Penarik satu, di Kota Mukomuko satu. Dalam waktu dekat ini akan kita pantau langsung ke gudangnya dalam rangka pengawasan,” beber Nurdiana.

Belum Masuk Daftar Barang Operasi Pasar

Disisi lain Sekretaris Disperindag, dalam keterangannya saat dikonfirmasi kemarin, Bawang Putih belum masuk daftar barang yang akan dijual murah pada operasi pasar yang akan dilakukan instansi tersebut.

“Operasi pasar bahan pokok saja, kalau Bawang Putih tidak ada,” sebut Nurdiana.

Ditanya harga kebutuhan pokok secara umum, ia mengatakan sampai saat ini harga kebutuhan pokok di Kabupaten Mukomuko masih relatif stabil. Disebutkannya, seperti cabe merah, bawang merah, beras dan minyak goreng harganya masih normal, sama dengan hari-hari biasa di luar Ramadan.

“Terkait rencana operasi pasar itu, besok (hari ini,red) baru kita rapatkan. Sudah dipastikan tahun ini ada operasi pasar, tinggal pematangan lokasi lagi,” demikian Nurdiana. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *