Anggota Dewan Prov Minta Gubernur Bantu Alat Berat

Bengkulu Tengah Desa Ekonomi & Bisnis Featured Lingkungan Pemda Provinsi Politik

Nopian: Sabar, Kita Carikan Dulu

RBO, BENGKULU – Kedatangan Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah ke desa Genting Kecamatan Bang Haji Kabupaten Bengkulu Tengah Minggu (12/5) lalu, rupanya sempat menjanjikan untuk mengerahkan alat berat. Sayangnya hingga sekarang alat berat yang dimaksud juga belum direalisasikan, sehingga warga menagih janji Gubernur tersebut.
Sebagaimana disampaikan anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Irwan Eriadi, SE, M.Si, perihal janji Gubernur ini disampaikan langsung warga Desa Bang Haji kepadanya. Ditambah juga, dengan penyampain dari Camat setempat. “Maka dari itu saya dalam kesempatan ini meminta agar Gubernur dapat segera merealisasikan janjinya itu,” kata pria yang kerap disapa Edi Ramli ini.

Menurutnya, pasca terjadinya bencana banjir bandang dan longsor beberapa waktu lalu, hingga sekarang pemukiman warga masih tertimbun lumpur dan serpihan longsor. “Jadi alat berat yang dijanjikan Gubernur tapi sekarang belum sampai. Rencananya untuk membantu membersihkan sisa-sisa lumpur dan serpihan longsor,” ujar Edi, Selasa (14/5).

Makanya, lanjut Edi, Iapun sebagai wakil rakyat mengharapkan Gubernur segera merealisasikan janjinya itu. Supaya nanti warga bisa kembali menempati rumahnya. “Sekarangkan sebagian besar warga masih tinggal di pengungsian. Jadi saya pun sangat berharap agar segera dibantu,” harap anggota DPRD Provinsi dari Dapil Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah ini.
Sementara itu, Sekdaprov Bengkulu, Nopian Andusti, SE, MT dikonfirmasi menyampaikan, sebelumnya alat berat sudah diturunkan ke wilayah itu, untuk membersihkan jalan agar bisa kembali diakses. “Sehingga saat ini akses kembali terbuka. Setelah itu alat berat berkapasitas besar yang kita pinjam dari perusahaan, kita kembalikan lagi,” ujar Nopian.

Terkait janji Gubernur, sambung Nopian, memang rencananya kembali dikerahkan alat berat untuk membantu membersihkan sisa-sisa bencana di pemukiman warga. “Hanya saja alat berat yang dimaksud ukuran kecil. Kalau ukuran besar, bisa-bisa nanti rumah warga yang ikut terangkat. Maka dari itu kita berharap warga bersabar, jika sudah ada alat beratnya pasti kita kerahkan,” singkat Nopian. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *