Jalur Mudik Darat Meningkat

Ekonomi & Bisnis Featured Lingkungan Pemda Provinsi Sosial & Budaya

RBO, BENGKULU – Ditahun kenaikan pemudik melalui jalur darat meningkat menjadi 20 hingga 30 persen. Hal ini dikarenakan adanya dampak kenaikan, tiket pesawat belum lagi banyaknya penumpang yang sudah memesan jauh dari sebelum lebaran saat ini. “Kita perkirakan kenaikan penumpang bus AKAP (antar kota antar provinsi) pada musim Lebaran tahun ini meningkat sekitar 30% dari tahun lalu. Hal ini terlihat dari pemesanan tiket selama Ramadan yang cukup tinggi,” kata Direktur PO SAN Bengkulu, Kurnia L kemarin.

Para penumpang asal Bengkulu tersebut bertujuan mudik ke kampung halaman mereka antara lain di Pulau Jawa dan Sumatera. “Kami sudah menyiapkan armada bus yang terbaik untuk para pemudik,” katanya.

Sementara William Suliawan merupakan Direktur PO Raflesia mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 24 armada dipergunakan untuk pemudik. Menurutnya, keberangkatan yang banyak dipilih daerah Bengkulu – Jakarta serta Bengkulu – Bandung. “Indikasi kenaikan terlihat dari pemesanan tiket selama Ramadan ini cukup tinggi dari para calon penumpang,” katanya.
Menurutnya, para pemudik umumnya memesan tiket untuk keberangkatan antara tanggal 29 Mei hingga 4 Juni 2019 atau H-7 hingga H-1 Lebaran.

Ia mengaku, meningkatnya penumpang bus sebagai imbas dari tingginya harga tiket pesawat udara dari Bengkulu menuju kota-kota di Pulau Jawa maupun Sumatera. Tarif bus AKAP Bengkulu-Jakarta Rp 400.000/orang, Jakarta-Bandung Rp 500.000/orang dan tarif bus Bengkulu ke sejumlah kota di Sumatera paling tinggi Rp 300.000/orang. Sedangkan tiket pesawat Bengkulu-Jakarta Rp 1,2 juta/orang, Bengkulu-Bandung Rp 2 juta/orang. Sementara harga tiket pesawat Bengkulu tujuan ke beberapa kota di Sumatera relatif tinggi. Seperti Bengkulu-Palembang Rp 1 juta, Bengkulu-Medan Rp 2,5 juta dan harga tiket Bengkulu ke kota lainnya di Sumatera masih di atas Rp 1 juta.

Selain naik bus, para pemudik dari Bengkulu yang akan berlibur Lebaran ke kampung halamanya di Jawa dan Sumatera, diperkirakan banyak juga menggunakan kendaraan pribadi.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Drs Darpinuddin mengatakan, sebanyak 125 bus AKAP dan AKDP (angkutan kota dalam provinsi) sudah disiapkan untuk mengangkut para pemudik Lebaran dari wilayah Bengkulu. Dimana beberapa lalu pihaknya telah melakukan ramcek demi keselamatan para pemudik.

“Bus AKAP dan AKDP ini, diperkirakan dapat mengangkut sekitar 12.000 penumpang,” katanya. Sedangkan jumlah pemudik di daerah ini diperkirakan sebanyak 10.000 orang. “Jadi, soal bus angkutan mudik dan balik Lebaran dari Bengkulu, cukup aman,” ujarnya. (Bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *