Kabupaten Mukomuko Kekurangan 436 Guru

Featured Mukomuko

GTT dan GBD Membantu Menutupi Kekurangan

RBO  >>   MUKOMUKO  >>   Kabupaten Mukomuko masih kekurangan guru di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kondisi ini dibenarkan Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah IV Mukomuko, Jasni Bahari, S.Pd, kemarin.

Katanya, kekurangan guru di Kabupaten Mukomuko mencapai 436 orang. Belum lagi kekurangan pegawai ini ditambah pegawai Tata Usaha (TU) sekolah yang jumlahnya mencapai 149 orang.

“Kalau berdasarkan jumlah guru PNS, maka kekurangan mencapai ratusan. Sekitar 436 orang,” ungkapnya.

Untuk menutupi kekurangan guru yang cukup banyak ini, masing-masing SMA maupun SMK harus merekrut guru yang berstatus Guru Tidak Tetap  (GTT) dan Pemerintah Provinsi Bengkulu merekrut Guru Bantu Daerah (GBD). Sekolah juga merekrut tenaga honor untuk mengisi posisi TU.

“Kalau GTT gajinya diambil dari bantuan operasional sekolah (BOS), sementara guru yang berstatus GBD gajinya bersumber dari APBD Pemprov Bengkulu. Kalau tidak ada guru honor ini, jelas untuk SMA sederajat akan kekurangan guru,” paparnya.

Diuraikannya, jumlah guru PNS di SMA dan SMK se-Kabupaten Mukomuko hanya 283 guru. Ini tersebar di 16 SMA Negeri sebanyak 195 guru, lalu di 6 SMK Negeri 81 guru dan di 1 SLB Negeri 7 guru. Kemudian pegawai TU berstatus PNS, di SMA hanya 12 orang, dan di SMK hanya 3 orang.

“Dibutuhkan setidaknya 267 guru untuk SMA dan 152 guru SMK. Sedangkan kekurangan tenaga TU, SMA butuh 101 tenaga TU PNS dan 42 tenaga TU PNS untuk SMK. Sementara dibantu adanya GBD, GTT, PTD, dan PTT. Tapi, honor yang mereka terima, tidak sebanding dengan beban dan tanggungjawab. Belum lagi tidak bisa dibayarkan setiap bulan,” pungkas Jasni. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *