Tahapan Pilkada Dimulai September 2019

Featured Pemda Provinsi Politik

RBO, BENGKULU – Pelaksanaan Pilkada Gubernur (Pilgub) Bengkulu tahun 2020 nanti, tahapan dimulai September tahun 2019 ini. KPU Provinsi Bengkulu telah menyampaikan usulan kebutuhan anggaran sebesar Rp 113 Milyar. Namun menurut Ketua KPU Provinsi Bengkulu, Irwan Saputra S.Ag, MM, usulan tersebut masih akan berubah.

“Bahwa saat ini, regulasi yang akan mengatur proses Pilkada ini masih dalam pembahasan dan sedang dilakukan uji publik oleh KPU RI, kapan pelaksanaan hari pemungutan suara dan tahapannya, itu masih menunggu secara resmi PKPU yang akan diterbitkan oleh KPU RI. Sambil menunggu tahapan resmi dari KPU RI, karena dalam undang-undang sudah menyebutkan sudah mengatur bahwa Pilkada yang melaksanakan Pilkada serentak tahun 2015, itu akan kembali melakukan Pilkada serentak pada bulan September tahun 2020. Hal itu jika mempedomani UU nomor 10 tahun 2015,” ungkap Ketua KPU Provinsi Bengkulu saat ditemui, Selasa (25/6).

Dijelaskan Ketua KPU Provinsi Bengkulu tersebut, beberapa waktu lalu, KPU RI meminta pada seluruh KPU Provinsi maupun KPU kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020 berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait dengan anggaran.

“Jadi walaupun tahapan belum dimulai regulasi kemudian Permendagri masih yang lama, PKPU yang terbaru belum ada. Namun kita tetap diminta berkoordinasi. Hal itu jangan sampai saat Pilkada mau dilaksanakan tahapan, kemudian pemerintah daerah kelabakan. Sebab itulah sekitar beberapa waktu lalu, KPU Provinsi berkoordinasi dan menyampaikan kepada TAPD pemerintah provinsi terkait rancangan draf sementara kebutuhan anggaran. Namun usulan anggaran yang digunakan, kami masih mempedomani regulasi, Permendagri yang lama. PKPU juga masih yang lama, jangan sampai ketika tahapan dimulai tahun 2019 ini, pemerintah daerah tidak siap. Sebab itulah kami menyampaikan usulan sementara kebutuhan anggaran Pilkada Gubernur Bengkulu tersebut sekitar Rp 113 M,” jelas Irwan.

Namun, tegas Irwan, angka yang telah mereka ajukan sebelumnya, itu bukan angka final. “Ketika nanti ada regulasi baru yang keluar, sangat dimungkinkan ada perubahan, baik program, kegiatan maupun soal besaran anggaran tadi, mungkin nanti akan ada evaluasi. Karena sampai saat ini anggaran yang kami ajukan belum dibahas sama sekali. Kami berharap untuk usulan anggaran Pilgub ini dibahas setelah nanti regulasinya ada. Saat ini regulasi serta tahapan kan belum ada sampai sekarang, karena itu masih sangat mungkin ada perubahan anggaran,” tegasnya. (idn)

BERBAGI:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *