Jalan Samsudin Pasar Pagi Kepahiang Ditanami Pisang

Featured Kepahiang

PDAM dan PU Saling Lempar

RBO  >>>   KEPAHIANG >>>  Sejumlah pedagang Pasar Pagi Kepahiang nekat menanami pohon pisang di ruas Jalan Samsudin. Tepatnya di depan gerai para pedagang Senin,(8/7) tadi. Menurut salah satu pedagang Soni (34) halaman toko mereka sudah digenangi air sejak satu bulan terakhir. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari Pemerintah terkait, Dinas PUPR dan PDAM lepas tangan.

“Lurah Pensiunan juga sudah pernah kami datangi melaporkan masalah ini. Tetapi sampai hari ini tidak ada tindak lanjutnya, dan air masih mengenangi halaman tokoh kami,”ujarnya.

Dituturkan, sumber air ini diduga kuat dari adanya pipa PDAM yang rusak dan tidak pernah diperbaiki. Selain dari itu drainasenya juga tersumbat. Jadi, hujan tidak hujan air tetap meluap dan menggenangi ruas jalan  atau halaman toko para pedagang sepanjang Jalan Samsudin ini.

“Waktu kami melaporkan hal ini ke pak lurah, kami diperintahkan untuk gontong royong. Kalau kami gotong royong drainase ini mau tidak mau harus dibongkar untuk membersihkannya,”tuturnya.

Ditambahkan, sebelumnya para pedagang sekitar 20 orang lebih juga pernah mendatangi pihak PDAM minta untuk memperbaiki pipa yang rusak tersebut. Kata mereka, banjir itu bukan karena pipa yang rusak. Tetapi drainase tersumbat. “Pihak yang berkaitan saling lempar. Kami ke PU, katanya pipa PDAM. Kami ke PDAM katanya drainase. Jadi siapa yang bisa  mengatasi genangi air ini,”tambahnya.

Lanjutnya, mereka para pedagang berharap ada tindak lanjut dari Pemerintah terkait untuk mengatasi genangan air ini. Jika ini dibiarkan terus menerus, pendapatan para pedagang menurun mencapai 50 persen. “Kami ini anak dagang, kami mau makan. Masa air ini dibiarkan tergenang seperti ini. Orang tidak mau masuk ke toko kami, kalau halaman toko kami digenangi air seperti ini,”demikian.(ide)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *