Akhir Juli Wagub Sudah Ada

Ekonomi & Bisnis Featured Hukum & Kriminal Pemda Provinsi Politik

RBI, BENGKULU – Pelaksanaan Pemilihan Wakil Gubernur (Pilwagub) Bengkulu akan segera dilaksanakan di DPRD Provinsi Bengkulu dalam waktu dekat. Hal ini dipastikan Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri, S.Sos, MM. Menurutnya, proses pelaksanaan pemilihan Cawagub langsung dilaksanakan setelah usulan namanya masuk ke sekretariat dewan. “Kan usulannya sudah di tangan Gubernur. Kita yakin akan segera masuk ke sekretariat dewan. Ketika usulan itu masuk, segera kita proses pemilihannya,” ungkap Ketua DPRD Provinsi Bengkulu tersebut saat dihubungi siang Kamis, (11/7).

Namun, sambung Ihsan Fajri, sebelum proses pemilihan Cawagub dilakukan, usulan dua nama Cawagub yang masuk ke DPRD akan dipelajari terlebih dahulu. “Ya, sebelum dilaksanakan proses pemilihan, itu harus dilakukan karena itu jenjang yang harus dilalui. Memang kita dari jauh-jauh hari sudah meminta supaya Parpol pengusung segera menyampaikan usulan nama Cawagub. Mengingat pemilihan Cawagub Bengkulu hanya boleh dilakukan di dalam bulan Juli ini. Kalau sudah masuk Agustus, itu tidak boleh. Sebab masa jabatan gubernur-wakil gubernur Bengkulu terhitung sudah masuk 18 bulan terakhir,” tandas Ihsan Fajri.

Sementara itu, hal senada disampaikan Wakil Ketua II DPRD Provinsi Bengkulu, H. Suharto, SE M.BA. Politisi Gerindra ini menerangkan, pihaknya di DPRD Provinsi Bengkulu memang sudah berharap 4 Parpol pengusung segera menyampaikan usulan dua nama Cawagub kepada Gubernur Bengkulu, DR. H. Rohidin Mersyah.

“Alhamdulillah doa kita diijabah. Sekarang nama Cawagub sudah diterima oleh pak Gubernur. Pastinya pak Gubernur segera menyampaikan usulan Cawagub ke DPRD agar dilakukan secepatnya pemilihan,” kata Suharto.

Ditambahkan Suharto, Wakil Gubernur sangat dibutuhkan untuk membantu gubernur. “Karena kita menilai, gubernur harus punya pendamping. Kan daerah kita ini sedang gencar-gencarnya membangun. Jadi tugas yang diemban kepala daerah sangat berat. Kalau hanya dia sendirian, tentu mengganggu kinerja. Makanya kita berharap sosok Wagub yang mampu berkonstribusi memajukan daerah. Kalau gubernur dan wagubnya tidak bisa bekerjasama dengan baik, sulit rasanya Bengkulu bisa mengejar ketertinggalan dari daerah lain. Terpenting Wagub jangan jadi beban Gubernur dalam menjalan roda pemerintahan,” tutup Suharto. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *