Agar Normal Beri SPBU Solar 16 Ton Untuk 4 Hari

Ekonomi & Bisnis Featured Hukum & Kriminal Pemda Provinsi Sosial & Budaya

RBO, BENGKULU – Agar tidak terjadi antrean panjang dan kelangkaan BBM jenis solar subsidi di Provinsi Bengkulu, Kota Bengkulu khususnya, menurut Manager SPBU KM 8 Ali Amran, sebenarnya tidak susah. Cukup dengan beri seluruh SPBU yang ada di Kota Bengkulu ini stok 16 ton KL. Dia menjamin tidak akan terjadi lagi antrean seperti saat ini.

“Kalau dia mau normal, diberi saja kami seluruh SPBU yang ada di Kota Bengkulu ini stok BBM Solar subsidi ini sebanyak 16 Ton KL per empat hari. Sebab, kalau kita stok 16 Ton itu bisa mencukupi kebutuhan solar Kota Bengkulu. Tapi untuk hari kelima setelah empat hari itu kita jamin sudah habis stok solarnya,” ungkap Ali Amran, Selasa (16/7).

16 Ton KL Solar tersebut, lanjutnya, setiap empat hari maka, antrian kendaraan solar dapat ditanggulangi. “Cobalah, kalau tidak percaya kita buktikan sama-sama nanti,” tantangnya.

Sebelumnya, kata Ali Amran, untuk pasokan stok Solar subsidi yang mereka siapkan, itu hanya mendapat jatah 8 ton. Dimana pengirimannya dalam satu minggu sebanyak tiga kali. Mulai hari Minggu, Selasa dan Jumat.

“Kami ini belum habis solar itu, belum akan berhenti kami menjualnya di SPBU. Solar ini bukan pula setiap hari. Masuknya tiga kali seminggu. Cuma hari Senin kemarin kami dapat tambahan pasokan solar subsidi ini. Kalau dikatakan system distribusi solar subsidi ini menggunakan system zonasi. Kami ini tidak ada zonasi. Zonasi kami ini tidak boleh isi mobil besar, tapi bagaimana mungkin kami mengusir mobil besar itu, sementara mereka sudah antre dari jauh untuk mendapatkan solar. Kalau kami larang mereka mengisi, sedangkan mereka sudah antre, bisa-bisa kami ditinjunya oleh para sopir itu,” pungkasnya.

Sementara itu, dari salah seorang sopir Bus SAN travel yang sedang mengisi BBM Solarnya di SPBU KM 8, dia mengatakan, memang masih bisa mendapatkan BBM solar tersebut, tapi kondisinya tidak sama dengan daerah lain. “Kalau di Lampung, kita tidak susah-susah antre seperti di Bengkulu hanya untuk mendapatkan solar,” kata sopir Bus SAN tujuan Bengkulu-Jakarta tersebut. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *