Gubernur Rohidin: Sayangilah Anak Sepenuh Hati

Featured Pemda Provinsi Pendidikan

Memperingati Hari Anak Nasional

RBO  >>>   BENGKULU   >>>  Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2019, sebagai momentum pentingnya pola asuh anak bagi orangtua dari usia 0 sampai 6 tahun merupakan masa emas anak.

Memperingati hari HAN di Provinsi Bengkulu, ratusan murid Taman Kanak/Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Bengkulu, ikut memeriahkan acara karnaval dan lomba mewarnai yang diadakan Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI), Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)  bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP2KB3A) Provinsi Bengkulu, bertempat di halaman Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov), Sabtu (3/8).

Dalam rangkaian acara memperingati hari anak nasional, tampak raut wajah murid senang, riang gembira mengikuti pawai bersama didampingi dewan guru masing-masing. Apalagi pawai itu langsung dilepas secara resmi oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. Disisi lain, sembari ada murid mengikuti pawai, sebagian murid lainnya mengikuti lomba mewarnai, pengukuhan Forum Anak Daerah Provinsi Bengkulu dan hiburan dari Kampung Kado Kito.

“Tema acara kita pada hari ini (Sabtu-red), ‘melalui peringatan hari anak nasional 2019’ kita perkuat peran keluarga dalam upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan anak.’’

       Tujuan melaksanakan kegiatan ini, untuk meningkatkan peran DPD GOPTKI Provinsi Bengkulu dalam upaya pengembangan pendidikan taman kanak-kanak. ‘’Setelah itu, bertujuan untuk meningkatkan peran IGTKI dalam membentuk kepribadian anak, khususnya TK/PAUD supaya menghasilkan insan yang cerdas dan kompetitif,” ujar ketua panitia pelaksana, Asmeri Yosita dalam sambutannya.

Lebih lanjut dikatakan Ketua GOPTKI Provinsi Bengkulu ini,  peserta yang mengikuti hari anak nasional 2019, rinciannya untuk peserta karnaval sebanyak 500 murid. Ini terdiri dari 105 lembaga TK, sebanyak 200 murid PAUD mengikuti lomba  mewarnai.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah sangat mengapresiasi acara tersebut. Dia pun mengucapkan selamat hari anak nasional tahub 2019.

   “Ada beberapa faktor utama usia emas anak 0 sampai 6 tahun. Pertama, anak itu sehat. Kalau tidak sehat, hilang kegembiraan yang mereka rasakan. Kedua, anak senang gembira jika dia cerdas dan punya kesempatan menempuh pendidikan yang baik. Ketiga, mendapatkan perhatian cinta, kasih sayang penuh dari orangtua. Nah, kalau faktor penunjang ini terpenuhi semua, anak pasti gembira dan bahagia,” kata Rohidin Mersyah.

Dijelaskannya, hak pertama yang didapat oleh anak mendapatkan pendidikan, mendapatkan administrasi kependudukan dan perlindungan kasih sayang. “Jauhi betul pada anak bentuk kekerasan. Baik itu fisik, maupun psikis anak. Saya selalu ingat yang dikatakan guru TK. Anak usia 0 sampai 6 tahun, itu masa adalah usia emas. Anak-anak emang masa itu memang seperti raja. Untuk itu, orangtua harus dapat memahami keinginan mereka,” jelasnya.

Untuk itu, Rohidin mengimbau pada orangtua agar menyayangi anak mereka setulus hati. Ikuti apa yang dimau anak. “Pada hakikatnya, anak jangan dikekang pada usia 0 sampai 6 tahun. Berikan apa yang mereka mau. Sembari ikuti yang dimau anak, latih mereka melakukan hal yang postif dari usia dini. Yakinlah, efeknya untuk anak saat dewasa akan sangat terasa, saat diajarkan dari usia dini,” beberanya.

Disisi lain, Ketua DP2KB3A Provinsi Bengkulu, Hj. Foritha Ramadhani Wati, M.Si mengatakan, HAN ini adalah momentum bagi orang tua untuk memenuhi hak-hak anak. Kemudian momentum mengingatkan kembali akan pentingnya pola asuh anak. Sehingga, orangtua harus peka apa yang dinginkan anak. Jangan sampai orangtua melarang apa yang diinginkan anak. Apalagi, usia emas mereka 0 sampai 6 tahun. (Ach)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *