Redam Konflik, Suprianto Duduki Kursi Ketua DPRD Kota

Featured Kota Bengkulu Politik

RBO  >>>  BENGKULU  >>>   Dalam keputusan surat Nomor : PAN/A/Kpts/KU-SJ/025/VII/2019 yang terbit pada tanggal 26 Juli lalu, akhirnya Ketua DPRD Kota Bengkulu ditunjuk Suprianto. Dalam jumpa pers yang digelar Rabu (7/8), yang dijelaskan oleh Wakil DPW PAN atau Ketua TIM 5 DPW PAN, Dedi Yanto didampingi oleh Andi, Wakil Seketaris DPW PAN, Dedi menerangkan ditunjuknya Suprianto berdasarkan hasil Rakerwil yang diadakan beberapa waktu lalu. Dimana dari hasil itu, suara terbanyak dari masyarakat untuk dipilih sebagai kursi DPRD Kota Bengkulu.

“DPP sudah menetapkan Ketua DPRD Kota Bengkulu yakni saudara kita Suprianto. SK ini juga sudah ditembuskan oleh yang bersangkutan. Selain itu juga menjawab siapa sesungguhnya yang dimandatkan dari Partai untuk DPRD Kota Bengkulu. Selain itu ini juga dari hasil Rakerwil. Dimana suara terbanyak menjadi pimpinan DPRD bagi kader dari mana pun,” terangnya.

Suara Suprianto sendiri diketahui meraih 4.600 yang merupakan terbanyak di Kota Bengkulu. Pihaknya berharap dengan ditunjuknya ini maka dapat bersinergi dengan jajaran Pemerintahan dalam mendorong program yang digaungkan oleh Walikota Bengkulu, H Helmi Hasan terhadap percepatan pembangunan daerah.

“Harapan kita agar beliau mempercepat proses pembangunan yang ada di Kota Bengkulu. Karena legislatif dengan eksekutif saling bersinergisitas yang ada. Ini sudah final ditanda tangani oleh Ketua Umum PAN bersama Sekjen,” lanjutnya.

Selain itu pihaknya akan mengadakan rapat internal bersama dalam posisi pimpinan DPRD Kota Bengkulu. Kemudian akan menggelar musyawarah internal partai membahas terkait pembentukan komisi hingga fraksi.

Sementara itu, Andi, Wakil Sekretaris DPW PAN mengatakan, dengan adanya hasil ini merupakan pertimbangan dalam meredam polemik dalam internal serta menjawab kader yang terpilih menjadi Ketua DPRD.  Ia pun menambahkan, hal ini bukan dikarenakan dari dasar kedekatan. Namun merupakan hasil suara dari rakyat sendiri. Sehingga tidak ada intervensi dalam pemilihan tersebut.

“Pada seluruh kader ini merupakan penyejuk dari konflik di internal terkait Ketua DPRD ini. Keputusan partai ini, merupakan dari masayarakat. Bahwa PAN tetap amanah dari suara rakyat. Bukan dari kedekatan dengan pak Helmi. Kalau bicara kedekatan, mungkin lebih dekat bang Dedi Yanto. Yaitu, sama- sama teman kuliah. Beliau juga merupakan kader HMI. Namun dari dasar merupakan amanah rakyat,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, “Dalam waktu dekat kami akan menyerahkan ke Dewan. Pertama akan ditunjuk ketua sementara. Nanti akan kami serahkan ke DPD, karena merupakan tupoksinya. Namun untuk Ketua DPRD mekanismenya dengan DPP,” imbuhnya. (Bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *