PDIP Jagokan Kader Terbaik Maju Pilgub

Featured Politik

RBO  >>>   BENGKULU  >>>  Dengan bekal modal 7 kursi di lembaga DPRD Provinsi Bengkulu, PDI Perjuangan Provinsi bakal menjagokan salah satu kadernya terbaiknya, untuk maju pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur yang berlangsung tahun 2020 mendatang. Salah satu kader yang tengah disebut-sebut akan maju sebagai salah satu calon Gubernur, yakni, H. Dadang Mishal Yofthie Suud SH, MM.

Ketua Dewan Pertimbangan Daerah DPD PDIP Provinsi Bengkulu, Dadang Mishal membenarkan isu yang berkembang dimaksud. Mengingat peluang yang ada tersebut, akan dimanfaatkan PDIP guna mendudukan kadernya di lembaga eksekutif di Provinsi Bengkulu.

Apalagi mesin politik partai baru saja usai menyelenggarakan Pemilu serentak 2019, yang menghasikan kemenangan bagi PDIP di Provinsi Bengkulu. Jika kembali digerakan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang tahapannya di mulai akhir tahun ini, bisa menjadi modal dasar perjuangan di masyarakat.

“Jika melihat kekuatan politik dari sepuluh wilayah kabupaten dan kota dalam Provinsi Bengkulu, PDIP menguasai enam wilayah kabupaten, dengan tiga wilayah mendudukan kadernya sebagai Ketua di lembaga legislative. Tepatnya, Bengkulu Selatan, Seluma dan Bengkulu Utara, termasuk tingkat provinsi. Sedangkan 3 wilayah kabupaten lagi, yaitu, Kaur, Bengkulu Tengah dan Rejang Lebong, sebagai salah satu unsur pimpinan dewan. Jika itu dioptimalkan kembali, sudah bisa menjadi modal awal perjuangan pada Pilgub Bengkulu,” ungkap Dadang, kemarin (8/8).

Dijelaskan, desakan dan arahan mencalonkan kader sendiri pada Pilgub Bengkulu kali ini, berasal dari DPP PDIP. Bahkan dari pihak keluarga sendiri, juga mendukung penuh rencana pencalonannya.

“Jika memang itu sebuah penugasan dari partai, tentu saya siap menjalankannya. Tapi kepastian saya maju atau tidak, tentu ada mekanisme sendiri di tingkat partai yang harus dilalui. Dimulai dari proses penjaringan hingga dukungan hasil survey. Termasuk dukungan lainnya,” terangnya.

Lebih jauh ia menambahkan, lantaran PDIP yang hanya memiliki 7 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu, sehingga untuk meloloskan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur harus berkoalisi dengan parpol lain. Minimal menambah 2 kursi lagi.

“Wacana koalisi masih terus dijajaki. Karena, PDIP masih butuh dua kursi lagi. Begitu juga untuk pasangan pendamping. Meski sudah banyak yang melakukan penjajakan, namun sejauh ini belum ada yang final. Karena masih tahap komunikasi dulu,” tukasnya.

Sebelumnya saat pelaksanaan Konferda DPD PDIP Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto pernah mengatakan, untuk Pilkada, PDIP akan memperioritaskan kader maju dalam Pilkada. “Tentu, kader terbaik PDIP akan kita beri kesempatan maju dan berkompetisi dalam Pilkada,” singkat Hasto. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *