Dewan Setuju Rancangan APBDP

Ekonomi & Bisnis Featured Hukum & Kriminal Kepahiang Politik

RBO, KEPAHIANG – Lima fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepahiang sepakat dan setuju Rancangan Peraturan daerah (Raperda) tentang perubahan APBD tahun 2019. Persetujuan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna dengan agenda pandangan umum fraksi terhadap Raperda perubahan APBD 2019 Selasa,(13/8).

Diawali oleh pandangan fraksi PKPI yang disampaikan Hj. Iche Rakizah, M.Kes dalam pandangannya menyatakan persetujuan dengan menyikapi bahwa penambahan anggaran pada beberapa OPD hendaknya dapat dilaksanakan dengan baik efektif dan efisien. Selanjutnya fraksi Golkar yang disampaikan, Rica Denis, M.Si menyoroti permasalahan tentang masih tingginya angka defisit yang menuntut kerja keras TAPD OPD dan Banggar dalam merasionalisasikan, jangan sampai yang beredar di masyarakat anggaran yang dirasionalisasi pada OPD hanya dilakukan Banggar DPRD, menurutnya PAD juga menjadi sorotan fraksi golkar dalam nota pengantar Raperda Perubahan APBD yang disampaikan Bupati.

Selanjutnya, pemandangan fraksi Nasdem disampaikan, Inalia,S.Tp tentang penurunan PAD dari sektor retribusi dan pariwisata hal ini membutuhkan perhatian serius Bupati. Kemudian pandangan umum dari fraksi Gerindra disampaikan, Eko Guntoro, SH menyoroti pembangunan masjid Agung dimana pada tahun anggaran 2019 telah dianggarkan sebesar 5 milyar tetapi hingga hari ini progres pembangunannya belum Nampak. “Yang ingin kami tanyakan kepada Bupati apakah anggaran yang disediakan dapat diserap dengan waktu yang sangat terbatas ini,”sampai Eko.

Nota Rancangan perubahan APBD 2019 yang disampaikan bupati dalam Rapat paripurna Senin 12 Agustus lalu menyatakan, rencangan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 secara umum rancangan perubahan yakni, Pendapatan Daerah Rp 754.923.031.683.,22. Kemudian belanja daerah Rp 873.690.450.156.78. Sementara defisit Rp 118.690.450.156,78. Selanjutnya pembiayaan, penerimaan pembiayaan Rp 96.217.937.488,51, pengeluaran pembiayaan Rp 1000.000.000,00. Kemudian pembiayaan netto Rp 95.217.939.488,51.(ide)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *