Masyarakat Teras Terunjam Swadaya Perbaiki Jembatan di Mukomuko

Desa Ekonomi & Bisnis Featured Hukum & Kriminal Lingkungan Mukomuko Sosial & Budaya

RBO, MUKOMUKO – Satu jembatan di ruas jalan provinsi yang berada di SP4, Desa Setia Budi, Kecamatan Teras Terunjam (TT) Kabupaten Mukomuko kondisinya masih berlantai papan. Padahal ruas jalan tersebut termasuk jembatannya menjadi wewenang Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Akibatnya, jembatan yang belum permanen itu sering rusak. Apalagi saat sekarang ini sangat susah mencari jenis kayu yang tahan untuk jembatan. Kondisi jembatan demikian kerap dikeluhkan warga Kecamatan Teras Terunjam, khususnya Desa Setia Budi.

Untuk mengurangi risiko acap kali warga setempat memperbaiki jembatan provinsi itu secara swadaya. Ini diungkapkan salah seorang warga Setia Budi, A. Fathoni yang juga merupakan mantan Plt Kades setempat.

“Tahun kemarin kita swadaya lagi. Kita ganti papan-papan yang rusak. Memang hanya tambal sulam. Kita (masyarakat) tidak punya anggaran besar untuk mengganti semua. Dana untuk perbaikan itu dari sumbangan warga,” bebernya kemarin.

Katanya, masyarakat Teras Terunjam sudah lama berharap jembatan itu bisa diganti dengan jembatan permanen atau beton. Kalau kondisi jembatan sedang rusak parah, lanjut Fathoni, masyarakat agak takut melintas. Apalagi kalau beban berat mengangkut hasil tani.

“Kalau sekarang kondisinya bisa dilewati. Karena baru diperbaiki masyarakat,” pungkasnya.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, M. Yusuf, ST membenarkan salah satu jembatan di Desa Setia Budi itu masih berlantai papan. Katanya, pihak Dinas PUPR Mukomuko sudah mengusulkan agar jembatan itu diganti permanen.

“Ada enam jembatan yang menjadi penghubung jalan provinsi. Hanya jembatan itu yang mengkhawatirkan,” ungkapnya kemarin.

Katanya, jembatan sepanjang 30 meter itu kondisi bagusnya tak pernah bertahan lama. Selain cuaca di Mukomuko yang tak menentu yang membuat jembatan cepat rusak, bahan atau matrial papan yang dipasang juga bukan jenis kayu yang tahan.

“Makanya kita usulkan untuk permanen. Untuk pemeliharaan jembatan itu saat ini, sulit sekali mencari papan yang bagus dan tahan untuk jembatan,” demikian Yusuf. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *