Investor India Berinvestasi di Bengkulu

Ekonomi & Bisnis Featured Pemda Provinsi PEMERINTAHAN Politik Sosial & Budaya

RBO, BENGKULU – Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia, sejumlah investor asal India datang secara khusus ke Bengkulu.
Kedatangan investor yang bergerak dalam berbagai bidang tersebut, sebagai tindak lanjut kunjungan Gubernur Dr H. Rohidin Mersyah ke India beberapa waktu lalu, dalam upaya meyakinkan investor terhadap rencana pembangunan pabrik minyak goreng di Kabupaten Seluma.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah disela-sela peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI menyatakan, kedatangan para investor tersebut selain ingin melihat kembali lokasi lahan pembangunan pabrik minyak horeng di Kabupaten Seluma, juga melihat prospek investasi di lahan Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu yang akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). “Kedatangan mereka (investor India,red) juga ada rencana perwujudan pembangunan rel kereta api. Termasuk survei lanjutan mengenai kandungan minyak (oil) di Samudera Hindia, khususnya dalam wilayah perairan laut Bengkulu dan pabrik semen,” ungkap Gubernur, Jumat, (16/8).

Selain itu diakui Rohidin, kedatangan para investor ini juga terkait pengembangan Fakultas Kedokteran dan penjajakan kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi swasta yang ada di Provinsi Bengkulu ini. “Nanti kita dari Pemprov melalui dinas teknis termasuk dari pihak terkait lainnya, akan pemaparan kembali terhadap potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Bengkulu dan melakukan survei lapangan. Dengan harapan setelah mereka melihat secara langsung, bisa benar-benar mewujudkan rencana menanamkan investasinya di Bengkulu ini,” harapnya.

Sementara juru bicara investor asal India, Lalit Kumar disela-sela mengikuti peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI di Bengkulu menjelaskan, juga menjajaki industri film, pariwisata, pembangunan hotel termasuk pembangunan di Pulau Enggano. “Kami juga fokus melakukan penjajakan dengan Pemprov untuk menanamkan investasi di bidang perkebunan dan pertambangan. Makanya kita lakukan survei dahulu ke Bengkulu,” terangnya.

Lebih jauh mengenai rencana pembangunan pabrik minyak goreng di Kabupaten Bengkulu ini, ditambahkan, sejauh ini perizinannya masih tetap berproses dan sekarang telah memasuki tahapan pengurusan IMB. “Mudah-mudahan saja tidak ada hambatan dalam pengurusan izinnya dan masyarakat Seluma mendukung,” demikian Lalit Kumar. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *