Suka Menolong Orang Lain, Ciri Haji Mabrur

Featured Nasional Pemda Provinsi Peristiwa

Tas Jemaah Haji Mulai Diangkut ke Bandara

RBO  >>>   BENGKULU  >>>   Dari lanjutan informasi ibadah haji yang dilaporkan langsung oleh GM RADAR BENGKULU, H. Syah Bandar S.Pd, dalam visitasi yang disampaikan oleh Petugas Pembimbing Ibadah Haji (PPIH) Indonesia di Arab Saudi, Dr H. Al-Jufri dia mengatakan, tanda haji mabrur adalah makin bernafsu membantu orang lain di tanah air.

“Karena selama di Mekkah, kita sudah dilatih suka menolong orang. Kita tak usah bicara harta dan perbuatan orang lain. Kita harus selalu bisa memberi contoh yang baik. Suka berzikir dan tak suka membicarakan aib orang lain,” kata Dr H. Al-Jufri, kemarin (19/8).

Mabrurnya haji itu, lanjutnya, diuji sejak di tanah air hingga wafat. Bagaimana agar seluruh Jemaah Haji (JH) bisa jadi panutan bagi orang lain. Seorang haji harus bicara yang menyejukkan hati. Karena itu, jaga lidah dan sibuk zikir. “Oh, ya selain itu soal tawaf wada’ boleh dilakukan berulang-ulang. Jadi, kalau ada kesempatan boleh tawaf lagi. Haji mabrur dekat dengan manusia, disenangi Allah, jauh dari neraka, dekat dengan surga. Haji mabrur itu mampu meningkatkan kualitas iman dan amal. Omongannya enak didengar, suka menolong orang, saudaranya dan dimudahkan Allah di dunia dan akhirat,” kata PPIH Indonesia di Arab Saudi tersebut.

Adapun untuk persiapan pulang ke tanah air, dari tanah suci Mekkah, Syah Bandar melaporkan, persiapan pulang ke tanah air kloter asal Padang yang terbang besok (Hari ini-red) Selasa ke Padang dan semua jemaahnya dari Sumbar. Kemarin tas jemaah kloter 5 Padang sudah diangkut ke Bandara.

“Hari Senin mereka mengadakan tawaf wadak atau tawaf perpisahaan. Sedangkan jemaah kloter 12 Padang asal Bengkulu baru terbang ke Bengkulu Selasa sore dari Jeddah dan sampai antara pukul 09.00-11.000 Rabu di Bengkulu. saat ini kondisi Masjidil Haram penuh sesak jemaah haji tiap saat. Mereka melakukan tawaf, sai dan salat. Padahal sudah ada jemaah haji yang pulang ke negaranya. Namun Kota Mekkah masih padat dan Masjidil Haram masuk penuh dan melimpah jemaahnya,” lapor Syah Bandar langsung dari tanah suci Mekkah. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *