‘’Pak Walikota, Mohon Bayarlah Sekolah Kami’’

Featured Hukum & Kriminal Kota Bengkulu Pendidikan

RBO, BENGKULU – Murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 62 Kota Bengkulu sedih. Ini  lantaran sengketa lahan sekolah mereka belum diselesaikan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) dengan ahli waris. Dampaknya, murid harus merasakan pahitnya belajar di luar ruang belajar. Tidak seperti murid biasa pada umumnya, menikmati belajar di ruang kelas, fasilitas sekolah yang nyaman dan lain-lain.

“Kami ingin sekolah kami kembali seperti biasa. Apalagi kami murid kelas VI. Masa ujian di jalan. Seperti anak gembel,” ujar murid SDN 62, Deca pada jurnalis, kemarin.

Murid itu juga secara tegas mengatakan, ‘’Pak Walikota, bayarlah sekolah kami. Kami tidak butuh janji. Janji-janji saja. Tidak dibayar-bayar. Gimana kami mau cerdas kalau sekolahnya saja disegel,” cetusnya.

Diketahui, murid SDN 62 hampir satu setengah bulan terakhir, sementara waktu belajar di SDN 51 dan 59. Namun disayangkan, murid tersebut merasa tidak enak dilihat murid SDN 51 dan 59.

“Kami merasa kurang enak dilihat murid disana.  Mereka bilang sekolah disegel, numpang belajar dan lain-lain. Biarlah sekolah lama tidak terlalu besar, tapi itu rumah kedua bagi kami untuk menuntut ilmu,” ujarnya.
Stigma negatif yang diberikan murid SDN 62 usia yang masih belia itu,  menjadi bentuk kekecewaan dan dia berharap Walikota segera mendengarkan aspirasinya dia dan kawan-kawannya. (Ach)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *