Demokrat Belum Tentu Kembali Dukung Agusrin

Ekonomi & Bisnis Featured Hukum & Kriminal Pemda Provinsi PEMERINTAHAN Politik

Edison Simbolon : Kita Masih Tunggu Instruksi DPP

RBO, BENGKULU – Untuk Pilkada Gubernur (Pilgub) Bengkulu yang akan dilaksanakan serentak pada tahun 2020 nanti, DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu menegaskan, saat ini mereka belum memutuskan siapa yang akan didukung. Belum tentu juga akan mendukung kembali mantan Gubernur Agusrin M Najamuddin. “Untuk Pilkada ini, tentu kita tunggu instruksi dari DPP. Kalau sudah ada instruksinya, nanti baru kita lakukan penjaringan. Karena kita kan Demokrat hanya punya lima kursi. Sedangkan syarat yang dibutuhkan untuk mengusung Paslon minimal sembilan kursi. Sebab itu kita masih harus berkoalisi dengan partai lainnya nanti,” ungkap Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu, H. Edison Simbolon S.Sos, M.Si, kemarin.

Dijelaskan oleh Edison, sampai saat ini belum ada kandidat Calon yang melakukan pendekatan kepada mereka. Dan terkait isu yang mengatakan Partai Demokrat nanti saat Pilgub kembali akan mengusung mantan Gubernur yang juga pernah menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu, Agusrin M Najamuddin, Edison memastikan hal itu belum ada.

“Belum, belum ada itu. Kita belum tentu juga akan mengusung Agusrin kembali. Kalaupun itu ada, saya selaku dalam kapasitas Ketua DPD Pasti akan diberitahu oleh DPP. Bisa saja Demokrat nanti mengusung calon lainnya. Tapi kita lihat saja perkembangannya nanti. Yang namanya politik ini dinamis. Siapa tahu nanti saya yang maju menjadi calon. Kalau sekarang masih seputaran Seluma, siapa tau nanti maju di Pilkada Gubernur. Kita kan sudah ada modal lima kursi. Paling tinggal cari tambahan empat kursi lagi,” jelasnya.

Dalam Pilkada nanti, selain Pilkada Gubernur, Demokrat ingin calon yang diusung itu nanti berhasil dan menjadi kepala daerah yang baik untuk daerah yang dipimpinnya. “Yang namanya politik ini sangatlah dinamis. Nanti untuk kriteria calon kepala daerah yang akan diusung oleh Demokrat, kita gak bisa asal-asalan. Kita lihat dulu sejauhmana track recordnya. Nanti ketika proses penjaringan itu kita mulai, siapapun boleh datang untuk mendaftar. Kita akan membuka secara terbuka. Tapi kalau untuk saat ini, kita belum mulai penjaringan. Lagian tahapannya kan juga masih jauh. Jadi, semua kemungkinan itu tentu masih bisa berubah,” pungkas Ketua DPD Partai Demokrat yang juga Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu tersebut. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *