Dewan Kepahiang Kumpulkan Uang Pribadi Bangun Jalan Dusun II Renah Dalam

Featured Kepahiang

RBO  >>>   KEPAHIANG  >>>  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepahiang sepakat bangun jalan rusak di Dusun II Renah Dalam dengan menggunakan uang pribadi. Hal ini disampaikan Ketua Sementara DPRD Kabupaten Kepahiang, Windra Purnawan, SP didampingi waka I, Andrean Defandra, SE dan seluruh komisi dalam hearing bersama warga Dusun II Renah Dalam, Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir Selasa,(10/9).

Sebelumnya puluhan warga Dusun II Renah Dalam mendatangi gedung DPRD Kepahiang untuk menyampaikan keluh kesah terkait dengan jalan lintas sepanjang 25 meter di dusun II Renah Dalam rusak parah. Dimana jalan rusak tersebut sudah diusulkan ke Kades Desa Talang Sawah untuk dibangun rabat beton menggunakan DD. Namun Kades setempat mengaku tidak berani membangun jalan tersebut lantaran wilayah tersebut sudah masuk ke wilayah Kabupaten Empat Lawang.

“Pertama kami sudah menyampaikan ke Kades dan perangkatnya untuk bangun jalan tersebut. Tetapi mereka tidak mau.  Mereka mengatakan wilayah kami itu sudah masuk ke Kabupaten Empat Lawang. Sementara kami semua yang ada di Dusun II ini adalah warga Kabupaten Kepahiang. Pada saat pemilihan kepala desa, kami ikut menggunakan hak suara kami. Tetapi pada saat minta membangun jalan, perangkat desa tidak mau,”sampai Rijaya, perwakilan dari puluhan warga Dusun II yang mendatangi gedung DPRD kemarin.

Untuk menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Ketua DPRD Kepahiang sementara, Windra Purnawan mengatakan, seluruh masukan dan keluhan warga tersebut diterimanya. Namun, pihaknya tidak bisa mendengar keluhan dan permasalahan dari sepihak. Dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil Kades Desa Talang Sawah beserta dengan perangkatnya untuk duduk bersama. “Saya belum bisa mengatakan waktu yang tepat untuk memanggil Kades setempat. Kami menunggu pimpinan DPRD ini definitif terlebih dahulu, setelah itu nanti kami langsung memanggil Kades untuk menindaklanjuti masalah ini,”sampainya.

Sambungnya, untuk masalah jalan sepanjang 25 meter yang rusak parah tersebut, akan diselesaikan dengan segera. Kendati Kades setempat tidak berani membangun jalan itu dengan Dana Desa (DD), atas nama anggota DPRD Kabupaten Kepahiang sepakat jalan tersebut akan dibangun dengan menggunakan uang pribadi sumbangan dari masing-masing anggota DRPRD Kepahiang.

“Kebutuhan untuk pembangunan jalan tersebut, semen 40 sak, koral 1 truck, dan pasir 2 truk, insya Allah kami anggota DPRD akan menggunakan uang pribadi untuk membangun jalan sepanjang 25 meter itu. Kami semua fraksi sepakat menyumbang. Jadi, untuk masalah jalan itu akan kami tindak lanjuti. Tetapi untuk jangka panjang permasalahan Kades yang tidak mau menggunakan DD untuk membangun di Dusun II Renah Dalam ini, kita tunggu waktu yang tepat,”demikian Windra.(ide)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *