Rencana Pilgub Koalisi Dengan PAN, Gerindra Masih Belum Pasti

Featured Hukum & Kriminal Pemda Provinsi PEMERINTAHAN Politik

Solihin Adnan : Kita Ada Susi, Suharto dan Dedy Wahyudi

RBO, BENGKULU – Terkait adanya rencana PAN berkoalisi dengan Gerindra dan akan mengusung Susi-Kopli saat Pilkada Gubernur Bengkulu tahun depan, menurut Bendahara DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu, Solihin Adnan SH, koalisi tersebut masih belum pasti. Sebab, masih belum ada pembicaraan resmi dari DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu.

       “Saya rasa kalau soal koalisi itu, kita masih terbuka dengan partai manapun. Boleh saja PAN mengajak untuk berkoalisi, tapi kita masih terbuka juga untuk berkoalisi dengan partai manapun,” ungkap Solihin Adnan, kemarin (15/9).

      Dikatakan  Solihin Adnan, saat ini Partai Gerindra juga belum membuka proses pendaftaran atau penjaringan untuk Pilgub. “Tapi kalau ditanya siapa kader kami yang siap untuk maju, kita ada beberapa nama kader yang kita nilai layak. Ada Ketua DPD Susi Marleny Bachsin yang juga anggota DPR RI dua periode. Lalu H. Suharto, anggota Fraksi Gerindra Provinsi Bengkulu serta Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bengkulu yang juga berposisi sebagai Wakil Walikota yang layak maju dalam Pilgub nanti. Tapi apakah ketiga nama itu bersedia maju atau tidak? Kita lihat saja nanti,” katanya.

      Sebelumnya dari Wakil Ketua I DPW PAN Provinsi Bengkulu, Dempo Xler S.Ip, M.AP, dia pernah menyebutkan bahwa dari pembicaraanya dengan Sekretaris DPD Partai Gerindra, H. Suharto SE, MBA, dia telah mengusulkan Susi-Kopli untuk berpasangan maju Pilgub dan diusung oleh PAN bersama Gerindra. “Kita melihat kalau dari etnis, Ibu Susi merupakan politisi senior dan berdarah Serawai karena berasal dari Bengkulu Selatan. Sedangkan Kopli, dia merupakan Ketua DPD PAN Kabupaten Lebong, tokoh muda yang sukses membawa PAN menang di Lebong, dan beliau merupakan tokoh muda Rejang yang sangat potensial. Jadi keduanya merupakan kombinasi pas untuk Pilkada Gubernur mendatang,” kata Dempo.

      Diketahui, Gerindra Provinsi Bengkulu pemilik enam kursi DPRD, dan PAN memiliki dua kursi DPRD Provinsi. Artinya gabungan PAN-Gerindra mempunyai modal delapan kursi. Sedangkan syarat maju Pilkada Gubernur lewat jalur Parpol minimal syaratnya Sembilan kursi DPRD. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *