Pemprov Masih Butuh Penambahan Pegawai

Ekonomi & Bisnis Featured Pemda Provinsi PEMERINTAHAN Sosial & Budaya

RBO, BENGKULU – Walaupun sudah menerima 286 pegawai negeri pada seleksi cpns tahun 2018 lalu, namun Pemda Provinsi Bengkulu masih kekurangan ratusan pegawai. Selain itu terhitung setiap tahun nya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki pensiun meningkat berjumlah 300 orang.

“ASN yang kita terima sekarang tidak sebanding dengan jumlah yang pensiun,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Bengkulu Ir Diah Irianti M.Si kemarin Minggu (15/09).

Ia mengatakan, ASN yang pensiun tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Bengkulu.

“Kita prediksikan 5 tahun ke depan, Pemprov Bengkulu kekurangan sekitar 1.500 ASN,” ujar Diah Irianti.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemprov Bengkulu terpaksa merekrut tenaga honorer sebanyak 1.000 orang setiap tahunnya. Kinerjanya mereka selalu dievaluasi. Bagi yang jelek, tidak diperpanjang masa kontrak. Sedangkan gaji tenaga honorer dibayar melalui APBD Provinsi Bengkulu, yang besarnya disesuaikan dengan upah minimum provinsi (UMP) setempat. Untuk tahun 2019, besaran gaji tenaga honorer Pemprov Bengkulu, sebesar Rp 2,4 juta per bulan.

Maka dari itu, pada akhir tahun ini dirinya berharap akan ada peluang tes CPNS. Namun Pemda Provinsi Bengkulu sendiri memfokuskan pada penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3k) sebesar 70 persen, sedangkan untuk sisanya menerima CPNS. “Hingga saat ini jajaran pusat belum memastikan agenda padahal Pemprov sendiri sudah mengajukan usulan formasi yang dibutuhkan.  Memang kita sekarang kekurangan pegawai seperti dibidang tenaga guru, tenaga teknis hingga tenaga spesialis kesehatan,” imbuhnya. (Bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *