Kementerian BUMN Segera Bangun Enam Jembatan Gantung di BU

Bengkulu Utara Desa Ekonomi & Bisnis Featured Lingkungan

RBO, ARGA MAKMUR – Untuk merealisasikan janji Mentri BUMN, Rini Soermano beberapa waktu lalu yang telah berkunjung ke Kabupaten Bengkulu Utara, 11 Perwakilan Perusahaan yang berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mendatangi Kabupaten Bengkulu Utara, Selasa siang (17/9) Kemarin.

Ke 11 Perusahaan tersebut diantaranya terdiri dari 4 Perusahaan Perbankan, 1 Perusahaan Yayasan BUMN dan sejumlah Perusahaan Kontraktor serta Perusahaan Jasa Angkutan Perkapalan.

Rombongan yang dipimpim langsung oleh Kepala Bidang Kebijakan TJSL, Kementerian BUMN ini disambut hangat oleh Bupati BU Ir. H Mian di Balai Daerah Ratu Samban Argamakmur.

Menariknya, kedatangan Perusahaan Milik Negara ini juga menjadi berkah tersendiri untuk Kabupaten BU disebabkan 11 Perusahaan tersebut akan membantu membangun kembali 6 jembatan gantung yang saat ini dalam kondisi putus disebabkan bencana banjir beberapa bulan lalu yang berada di 6 Desa.

1. Jembatan Gantung Air Lais, Desa Tanjung Aur, 2. Jembatan Gantung Air Santan, Desa Kinal Jaya, 3. Jembatan Gantung Air Besi, Desa Ketapi, 4. Jembatan Gantung Air Lais, Desa Kalbang, 5. Jembatan Gantung Air Bintunan, Desa Sekiau, 6. Jembatan Gantung Air Ketahun, Desa Teluk Agung.

Bupati BU Ir. H Mian mengucapkan rasa terima kasih kepada perusahaan BUMN yang telah bersedia melakukan pembangunan baru jembatan gantung tersebut menggunakan anggaran CSR dan Bina Lingkungan. Meski hanya terealisasi 6 Jembatan Gantung dari 12 Jembatan yang diajukan. “Walaupun hanya terealisasi 6 jembatan gantung dari 12 jembatan yang diajukan, Kami sangat berterima kasih kepada Perusahaan BUMN yang telah bersedia melakukan pembangunan baru jembatan gantung dengan menggunakan anggaran CSR dan Bina Lingkungan,” Ungkap Mian.

Mian melanjutkan, jembatan gantung yang akan dibangun dalam waktu dekat ini dipastikan akan dibangun dengan kontruksi spek tinggi dibandingkan dengan spek yang diajukan oleh Pemkab BU. “Alhamdulillah kontruksi lebih baik dari yang diajukan oleh pemkab BU dan semoga ini bisa bertahan lama,” tutup Mian. (bri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *