PKM Dosen Sapta Bakti Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat di Bidang Kesehatan

Featured Kesehatan Seluma

RBO  >>>   BENGKULU  >>>   Tri dharma Perguruan Tinggi menjadi keutamaan bagi setiap dosen, yakni pengajaran, penelitian dan pengabdian. Kegiatan Tri dharma para dosen di Akademi Kesehatan Sapta Bakti, salah satunya adalah bekerja sama dengan Pemerintahan Kabupaten Seluma selama 5 tahun. Tujuan kerjasama tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Terutama bidang kesehatan pada 3 Desa Binaan. Yaitu Desa Bukit Peninjauan I (BP1), Sidosari dan Sumber Arum, Kabupaten Seluma.

Untuk tahun sekarang, dosen Akademi Kesehatan Sapta Bakti bekerjasama dengan para kader kesehatan di 3 desa binaan, melaksanakan pengabdian masyarakat (PKM) dengan pelatihan dan pendampingan serta pengawasan pada ibu hamil. Tim PKM ini diketuai oleh ibu Ns. Novi Lasmadasari, M.Kep. Ia merupakan dosen tetap Program Studi (Prodi) Keperawatan. Anggotanya Iin Nilawati, SST, M.Kes, dosen Program Studi Kebidanan serta melibatkan mahasiswa dalam pelaksanaannya.

IST/RIO/RBO
Foto bersama Tim PKM Sapta Bakti dengan Kader dan ibu hamil.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pendidikan kesehatan, motivasi dan pengawasan pada setiap ibu hamil hingga persalinan agar menjaga kesehatan dengan memilih, menyusun dan mengolah makanan yang tepat selama kehamilan. Selain ibu hamil menyiapkan untuk menyusui, juga mempersiapkan untuk melahirkan normal. Kegiatan pelatihan ini dilakukan secara rutin. Setelah pelatihan ibu hamil dan kader dilakukan evaluasi untuk memastikan pengetahuan dan praktik yang diberikan dapat diterapkan.

IST/RIO/RBO
Penyampaian Materi Pelatihan

Selanjutnya adalah pengawasan selama menjelang persalinan oleh kader dan tim pelaksana PKM. Hasilnya, sangat efektif jika dibandingkan dengan pendidikan kesehatan penyuluhan. Karena pada kegiatan PKM ini terstruktur dan terpantau. Para ibu hamil termotivasi untuk merubah menjadi lebih baik dan mandiri. Pada PKM ini para ibu hamil dibekali Modul Indi, merupakan panduan ibu hamil mandiri berupa pengetahuan dan praktik untuk dilaksanakan di rumah.

Kemudian,  para kader kesehatan aktif melakukan pendampingan, mengawasi kegiatan dan perkembangan kesehatan ibu hamil hingga menjelang persalinan. Kegiatan dosen ini merupakan program hibah dari Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan tidak hanya PKM, tetapi beberapa penelitian dosen mendapatkan support hibah dari Kemenristekdikti yang merupakan prestasi bagi para dosen.(Ae-4/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *