Rumah Quran Tajul Waqor Siap Bina Generasi Baca Alquran Secara Benar

Daerah

RBO  >>> BENGKULU  >>>  Rumah Qur’an Tajul Waqor memiliki program belajar membaca dan menghafal al quran. Tujuannya adalah untuk memberantas buta huruf Alquran hingga menghafal Alquran dikalangan masyarakat, khususnya para remaja.

“Kami membuat suatu program berupa belajar tajwid Alqur’an yang bertujuan agar masyarakat, terutama para pemudanya pandai membaca hingga bisa hafal Alquran,” ujar pimpinan Rumah Qur’an Tajul Waqor, Khairul Anwar, Lc kepada RADAR BENGKULU kemarin.

Rumah Quran ini menggunakan metode Tahsin dalam mempelajari cara membedakan huruf Alquran maupun cara pengucapan dalam membaca Alquran. “Kami menggunakan metode tahsin dalam belajar, yaitu metode untuk menyempurnakan bagaimana cara pengucapan huruf-huruf dalam Alquran, baik kesempurnaan sifat huruf maupun pengucapan hukum bacaan satu huruf dengan huruf yang lainnya, ” paparnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa metode Tahsin yang selama ini diterapkan terbukti mampu membantu santri untuk menyempurnakan bacaan Alquran hingga mampu menghafalnya. Dalam kegiatan tahsin terdapat 4 tingkatan kelompok belajar. Setiap tingkat kelompok berbeda -beda dalam materi yang diajarkannya. “Kami membagi setiap santri menjadi 4 kelompok. Ada yang kelompok dasar, mereka mempelajari cara pengucapan dan membedakan sifat huruf huruf Alquran. Ada kelompok menengah, mereka mempelajari pengucapan hukum bacaan Alquran. Ada kelompok Sanad, mereka mempelajari asal usul metode Tahsin yang digunakan. Dan kelompok tahfisz, mereka belajar untuk menghafal ayat-ayat Alquran.”

DIDIN/RBO
Anak-anak sedang belajar mengaji bersama ustad

Ia menambahkan, setiap orang diuji terlebih dahulu dengan membaca Alquran untuk setiap orang yang ingin bergabung untuk menentukan kelompok yang akan diikuti. “Jadi, apabila ada yang ingin ikut bergabung dengan kami syaratnya hanya diuji terlebih dahulu dengan membaca Alquran terlebih dahulu dan kami menggunakan Alquran cetakan dari Arab yang berbeda dengan cetakan dari Indonesia,” ujarnya.

Untuk kuota setiap kelompok hanya sebatas untuk 20 orang setiap kegiatan Tahsin. “Hingga saat ini jumlah orang yang ikut bergabung berjumlah 103 orang dengan rincian 50 anak-anak dan 53 orang dewasa. Yang dewasa ini ada mahasiswa, guru, dosen maupun masyarakat umum dengan pengajar 4 orang. Jadi, selama kegiatan tahsin kami membuat jadwal setiap sore khusus untuk anak – anak dan malam hari untuk orang dewasa,” ujarnya.

Kegiatan setiap kelompok dilakukan setiap 2 kali pertemuan dalam seminggu pada hari Jumat dan Sabtu pukul 20:00 hingga selesai. “Selain kegiatan tahsin, kami juga membuat kegiatan pengajian rutin setiap hari Minggu bagi kalangan umum dan menjadi relawan di lokasi bencana maupun menjadi pengajar di sekolah yang kekurangan tenaga pengajar,” ujarnya.

Rumah Quran yang dinamai Tajul Waqor ini baru buka sekitar tujuh bulan. Alamatnya di Gang Hibrida 10. Dinamai dengan Tajul Waqor yang memiliki arti Mahkota Kemuliaan. ‘’Karena kami berharap supaya yang bergabung dalam kegiatan disini mendapatkan Mahkota Kemuliaan. Baik di dunia maupun diakhirat kelak. Jadi, yang ingin bergabung bisa datang secara langsung ke lokasi ,” ujarnya.(mg-2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *