114 Lulusan Stikes Bhakti Husada Kembangkan Potensi dan Siap Kerja

Featured Pendidikan

RBO  >>>   BENGKULU  >>>    Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bhakti Husada Bengkulu sukses menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka wisuda sarjana ke XV dan Angkat Sumpah Profesi Ners bertempat di Audiotorium Hotel Grage Kota Bengkulu kemarin. Sebanyak 114 lulusan yang diwisuda yang terdiri dari  Sarjana Kesehatan Masyarakat sebanyak 7 orang, Sarjana Keperawatan 31 orang  dan profesi Ners berjumlah 76 orang. Hadir dalam acara tersebut Kepala LLDikti Wilayah II, Prof. Dr. Slamet Widodo, MS.,MM dan Gubernur Bengkulu, H. Rohidin Mersyah yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hj. Yuliswani, SE.,MM.

      Dalam sambutannya, Ketua Stikes Bhakti Husada, H. Rusiandy, SKM.,MS menyampaikan bahwa awal berdirinya pada tahun 2003 Stikes Bhakti Husada yang terdiri dari 3 Program Studi, yakni Prodi Kesehatan Masyrakat, Prodi Keperawatan dan Profesi Ners.

      Ditambahkannya,  jaminan mutu pendidikan, Stikes Bhakti Husada sudah terakreditasi B, baik institusi maupun di semua Prodi yang ada. Upaya dalam peningkatan mutu di tenaga pengajar sudah mengalami peningkatan yang luar biasa. Awalnya 20 orang dan sekarang telah berjumlah 30 orang. Kerjasama yang telah dilakukan untuk di Provinsi Bengkulu, Stikes Bhakti Husada telah bekerja sama dengan seluruh rumah sakit, puskesmas dan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bengkulu.

       Selain di Bengkulu, juga menjalin kerjasama dengan RS. Siti Aisyah Kota Lubuk Linggau dan berbagai  instansi lainnya  di Bengkulu dan kota besar lainnya. Kerjasama yang dijalin, baik dibeberapa kota maupun provinsi di Indonesia, Stikes Bhakti Husada juga menjalin kerjasama diluar negeri dan juga menyalurkan lulusannya untuk bekerja di instansi dan Rumah Sakit di Luar Negeri. Seperti Jepang, Taiwan dan negara lainnya. Bahkan dalam waktu dekat akan bekerja di negara Jepang.

“Hari ini bukan hanya kebahagiaan Keluarga wisudawan dan wisudawati, akan tetapi juga merupakan kebahagiaan bagi seluruh Civitas Akademika Stikes Bhakti Husada. Untuk itu kami mengucapkan selamat dan sukses kepada semuanya dan kami berpesan nantinnya dapat menjadi lulusan Stikes Bhakti Husada yang bermartabat dimata masyarakat dan menjaga nama baik almamater.’’

      Lebih lanjut dikatakan,  pihaknya terus berkoordinasi dengan LLDikti wilayah II untuk dilakukan monev.  Sehingga, terus berupaya tetap meningkatkan mutu kearah yang lebih baik.  Untuk lulusan, banyak yang sudah bekerja di instansi maupun rumah sakit. Baik dalam maupun luar negeri. Seperti Taiwan dan Jepang.

       Kepada wisudawan, teruslah meningkatkan potensi diri. Baik mencari dipekerjaannya maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kepada stake holder  di Bengkulu maupun LLDIKTI untuk dapat lebih memperhatikan minat sekolah anak-anak Bengkulu yang masih banyak terkendala dibiaya pendidikan, sehingga untuk beasiswa yang telah dikucurkan tidak mencukupi dari apa yang ada dan hendaknya untuk ditingkatkan jumlahnya ditahun berikutnya. Dan Pemerintah daerah baik provinsi maupun kota untuk dapat bekerjasama, sehingga Stikes Bhakti Husada dapat lebih maju dikemudian harinya, “ujarnya.

Senada disampaikan oleh Ketua LLDikti Wilayah II, Prof.Dr. Slamet Widodo, MS.,MM. Ia menyampaikan bahwa potensi yang ada di Stikes Bhakti Husada untuk terus ditingkatkan. Seperti penambahan Prodi dimana tuntutan di era revolusi Industri 4.0 sangat membutuhkan tenaga yang lebih spesifik dan dapat berkomunikasi, sehingga berkomunikasi dengan bahwa Inggris sudah wajib diterapkan. Selain itu, untuk beasiswa masih banyak yang tidak tergunakan karena kurangnya mengakses informasi yang ada mapun persyaratan untuk hal itu. Sehingga ini menjadi peluang bagi Stikes Bhakti Husada maupun Perguruan Tinggi lainnya.

      Asisten II Pemprov, Hj. Yuliswani, SE.,MM juga menyampaikan bahwa pengurus Stikes Bhakti Husada juga merupakan petinggi Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, dimana dibawah kepemimpinannya kedepan akan terus maju demi mencerdaskan kehidupan bangsa. Terutama bagi anak-anak di Provinsi Bengkulu. Kepada wisudawan diharapkan dapat mengimplementasikan ilmunya ditengah-tengah masyarakat, baik dalam perkuliahan maupun praktik.

    Adapun wisudawan dengan IPK Tertinggi di Program Profesi Ners yakni Ns. Rudianto, S,Kep dengan IPK 3,78. Selanjutnya di Program Studi Kesehatan Masyarakat, yakni Era Nova Yenni, SKM. dengan IPK 3,46 dan untuk Prodi Keperawatan, yakni Iyce Yulita, S.Kep dengan IPK 3,44. (Ae-4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *