Sebenarnya, SMPN 3 Kota Bengkulu Belum Siap Ikuti UNBK Tahun Ini

Featured Pendidikan

RBO  >>>   BENGKULU >>>   Kepala SMPN 3 Kota Bengkulu, Sugeng Raharja, S.Pd mengatakan, bahwa sekolahnya belum siap untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini. Pasalnya, fasilitas sarana prasarana untuk itu belum mendukung.

“SMPN 3 Kota Bengkulu saat ujian kemarin, kami masih memakai Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Kalau masih bisa, kami masih ingin memakai sistem UNKP itu. Akan tetapi kami akan melihat lagi petunjuk berikutnya. Jika memang diwajibkan untuk mengikuti UNBK, insya Allah kami akan mengikutinya,” terang Sugeng Raharja, saat dihubungi RADAR BENGKULU di ruang kerjanya kemarin.

Persiapan UNBK ini belum ada dilakukan sama sekali saat ini, lanjutnya, karena memang fasilitas untuk UNBK itu tidak ada. Saat ini dia masih berusaha untuk itu.  “Jangankan untuk persiapan UNBK, ruangan untuk menempatkan komputer saja kami tidak punya. Saat ini beberapa komputer harus diletakkan satu tempat dengan tempat piala di ruangan kepala sekolah karena tidak mempunyai ruang komputer sendiri.” katanya.

Jika UNBK nanti diwajibkan harus dilaksanakan, dia siap mengikutinya. ‘’Kemungkinan yang akan dilakukan, sekolah kami nanti akan bekerja sama ke sekolah-sekolah lain yang sudah melaksanakan UNBK ini,’’ paparnya.

Meskipun mereka belum siap mengikuti UNBK yang akan datang, tetapi mereka tetap mengoptimalkan persiapan para siswa dalam menghadapi ujian yang akan datang. Para guru tetap semaksimal mungkin dalam mengajar para siswanya.

Untuk tambahan belajarnya, masih dipertimbangkan. Apakah akan diadakan atau tidak. Karena mereka masih akan membicarakannya dulu kepada komite sekolah. Targetnya, SMPN 3 Kota Bengkulu ini siswanya lulus 100 persen dan kalau bisa mendapatkan nilai 10.

Lebih lanjut dikatakan, jumlah siswa-siswinya saat ini ada 436 orang siswa. Tahun ini yang akan mengikuti ujian berjumlah 136 orang siswa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, Dra. Rosmayetti, M.Pd mengatakan, untuk tahun ajaran 2019-2020 ini, seluruh SMP di Kota Bengkulu ditargetkan semuanya wajib menggunakan sistem UNBK.

“Kami berharap, semuanya berbasis UNBK. Tidak punya lab dan alat kumputer, ada solusi lainnya. Yaitu bisa menginduk ke sekolah yang punya lab komputer yang memadai. Intinya, seluruh sekolah harus siap untuk pelaksanaan UNBK tahun depan,” tutupnya. (mg6/ach)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *