KH Ahmad Dahlan Penggagas Pendidikan Modern Muhammadiyah

Featured Pendidikan

RBO, BENGKULU – Wakil Ketua Pimpinan Muhammadiyah Bengkulu Bidang Pendidikan, Dr. Fazrul Hamidi, MM mengatakan, sentuhan tangan dingin KH Ahmad Dahlan memplopori pendidikan modern, meskipun pada waktu itu, dia diprotes oleh banyak kiai yang ada di pulau Jawa.

Pertanyaannya 100 tahun Muhammadiyah berdiri, sejalan dengan perkembangan zaman, apakah Muhammadiyah khususnya dunia pendidikan sejalan dengan misi keinginan KH Ahmad Dahlan? Menurutnya, itu semua belum terpenuhi. Muhammadiyah dibina sana sini, sehingga pendidikan Muhammadiyah, terutama SD dan SMP diibaratkan pasang surut. “Maka kami katakan, untuk Kepala Sekolah (Kepsek) jangan sampai pendidikan Muhammadiyah ditertawakan oleh sejarah. Sekarang ini, pendidikan kita sudah ditertawakan oleh sejarah. Kenapa saya berani bilang begitu? Karena tidak mampu mensejajarkan dengan pendidikan umum lainnya,” kata Fazrul Hamidi pada jurnalis, kemarin.

Lebih lanjut dikatakannya, siapa yang harus disalahkan akan hal ini ? Itu semua terjawab dalam diri sendiri Kepsek dan dewan guru lembaga sekolah masing-masing. “Contoh saja sekolah berbasis Islam Terpadu (IT), kenapa sekolah mereka begitu diminati masyarakat, karena disana sudah menjawab semua kebutuhan yang diinginkan masyarakat. Muhammadiyah, kami pikir belum terlambat, ayo semua bersinergi menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin canggih,” tambahnya.

Maka dari itu, dia mengimbau pada lembaga sekolah, untuk dapat bersinergi antara sekolah -sekolah Muhammadiyah dengan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB). Supaya dapat saling asah, asuh seperti Muhammadiyah di daerah Jawa. Tapi harus diyakinkan, usai menyelesaikan studi jenjang SMA, sepakat memasukan mereka ke UMB. “Supaya dapat menjadi tempat pusat pembelajaran, yang mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat. Semoga ini benar-benar terealisasikan secepatnya,” tutupnya. (ach)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *