Warga Tidak Mampu Bisa ke Dinsos

Featured Kepahiang

RBO, KEPAHIANG – Banyak data pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang bermasalah sehingga tidak bisa digunakan.

Kepala Kantor perwakilan BPJS Kepahiang, Melysa Ripka Aritonang, S.Kep, Ners mengatakan pembuatan kartu KIS ini berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Jadi, bagi masyarakat pemegang kartu KIS yang tidak bisa digunakan, agar segera melakukan pengecekan. “Biasanya NIK yang tertera di Kartu Keluarga (KK) dengan yang tertera di kartu KIS berbeda. Jadi, tidak konek sehingga yang mengelami hal tersebut kartunya tidak bisa digunakan atau dinonaktif,”ungkapnya.

Untuk penerbitan kartu KIS atau penerimaan kartu KIS dari pemerintah pusat diakuinya BPJS tidak memegang data jumlahnya. Sebab, pengusulan data tersebut dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) ke Dinsos Provinsi kemudian diteruskan Kemensos. “Untuk di Kabupaten Kepahiang ada sekitar 50.000 an warga penerima kartu KIS yang bersumber dari APBN. Untuk yang bermasalah sebenarnya mendatangi Dinsos, nanti Dinsos yang melaporkan adanya kekeluruan data,”jelasnya.

Dia menyarankan, untuk warga yang tergolong tidak mampu pemegang kartu KIS yang bersumber dari Pemerintah Pusat untuk segera mendatangi Dinsos untuk memastikan keaktifan kartu yang mereka pegang. “Karena yang memegang data keluar masuk Dinsos. Jadi, saran saya kalau warga tidak mampu agar mendatangi Dinsos kalau memang belum terdaftar memiliki kartu KIS bisa diusulkan untuk selanjutnya ke pusat,”ungkapnya.

Saat ini kantor BPJS Kabupaten Kepahiang memang hampir setiap hari pemegang kartu KIS dari Pemerintah pusat datang untuk mengecek keaktifan kartunya. Sebenarnya tidak mesti ke BPJS bisa juga di Puskesmas terdekat.(ide)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *