Angkasa Pura II  Anggarkan Rp 622,6 M untuk Pembangunan Bandara Fatmawati

Featured Pemda Provinsi

Antisipasi Peningkatan Penumpang

RBO, BENGKULU – Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah MMA mengatakan, pembangunan Bandara Fatmawati sudah dipastikan akan dikelola oleh PT Angkasa Pura II. Dimana setelah melakukan penandatanganan bersama Minggu (13/10) malam lalu, maka pihak Angkasa Pura segera melakukan pengelolaan Bandara Fatmawati. “Tadi malam sudah secara resmi ditandatangani. Selain itu ada kesepakatan terkait anggaran untuk tahap pertama pada akhir tahun ini, apa yang harus diperbaiki pembangunannya,” ujar Gubernur.

   Menurut Rohidin Angkasa Pura II akan bertanggung jawab terhadap pembangunan bandara tersebut yang nantinya dapat mendongkrak perekonomian Provinsi Bengkulu melalui jalur udara.

   “Saya kira kita bersyukur. Karena anggaran tidak terbebani lagi. Karena, sudah melewati standar internasional bandara,” terangnya saat dijumpai Senin (14/10) kemarin.

   Sementara itu, President Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, dengan diserahkannya secara resmi pengelolaan bandara ini, maka Angkasa Pura II sekarang mengelola 19 bandara.

    “Hari ini merupakan bagian dari sejarah bagi Angkasa Pura II. Karena portofolio pengelolaan bandara kami bertambah menjadi 19 bandara melalui skema KSP Barang Milik Negara pada tahun ini,” tegasnya.

   Dalam waktu dekat, prioritas yang akan dilakukan PT Angkasa Pura II, sesuai arahan dari kepala daerah dalam hal ini pak Gubernur Bengkulu, pertama, Bengkulu akan menjadi destinasi utama. Salah satunya, bagaiamana menambah frekuensi dari dan ke Bandara Fatmawati Bengkuku. Termasuk juga menambah rute dan jurusan baru.  “Kedua, PT Angkasa Pura II akan mulai melakukan pembangunan kawasan. Termasuk pelayanan, kenyamanan dan keselamatan penerbangan,” terangnya.

    Pihak Angkasa Pura II menargetkan proses koordinasi selesaikan sebelum akhir tahun. Agar proses pembangunan bisa dijalankan di program rencana kerja perusahaan tahun 2020.

   “Alokasi anggaran investasinya untuk Bengkulu, sebesar Rp 622,6 miliar dalam tahap pertama untuk rencana kerja 30 tahun. Dan seluruh anggaran dari Angkasa Pura II,” tambah Awaluddin.

     Investasi tersebut disiapkan untuk pembangunan terminal baru, dalam dua tahap guna mengantisipasi pergerakan 5,6 juta penumpang dalam 30 tahun mendatang.

   PT Angkasa Pura II menegaskan, 19 bandara yang berada di bawah PT Angkasa Pura II termasuk Bengkulu, dipastikan memiliki standar global.  Terkait kemungkinan Bengkulu menjadi Bandara Internasional, PT Angkasa Pura akan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, dan bersama Pemerintah Daerah akan terus mendorong upaya dan potensi tersebut, sehingga menjadi usulan konkrit. (Bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *