Gubernur Rohidin Doakan Sultan Segera Dapat Jodoh

Featured Pemda Provinsi

Sultan : Kami Dengan Rohidin Masih Keluarga

RBO, BENGKULU – Meskipun dalam Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu tahun 2015 lalu, Gubernur Dr H. Rohidin Mersyah yang menjadi pasangan Dr H. Ridwan Mukti merupakan rival dari Sultan B Najamuddin (SBN) yang berpasangan dengan Mujiono, namun setelah empat tahun berlalu, kini SBN berhasil menjadi senator anggota DPD RI dan dipercaya sebagai salah satu pimpinan lembaga tinggi RI tersebut dengan jabatan Wakil Ketua III. Saat kunjungan kerja pertamanya kembali ke daerah yang merupakan Dapilnya, SBN didoakan oleh Gubernur Dr H. Rohidin Mersyah agar segera mendapatkan jodoh.

       “Saat ini, adinda Sultan sudah menjadi pimpinan Waka III DPD RI. Kini yang jadi pertanyaan, kapan lagi janur kuning itu melengkung?,” tanya Rohidin saat menerima kunker pimpinan DPD RI tersebut yang disambut tawa oleh seluruh peserta dimana turut hadir perwakilan Danrem, Kapolda, unsur Muspida serta puluhan kepala OPD dijajaran Pemda Provinsi Bengkulu sebelum Sholat Jumat, kemarin (18/10).

      Gubernur sempat melontarkan candaan terhadap SBN, dimana menurut Rohidin, dia yang wajahnya pas-pasan saja sudah dapat jodoh. Apalagi SBN. “Dulu saya mau melamar itu hanya modal ijazah kosong. Belum ada apa-apa. Saya sempat khawatir apa dibukakan pintu atau tidak oleh calon mertua saat itu. Adinda Sultan ini, dia punya paras yang cukup rupawan, kemudian Waka III DPD RI, saya rasa banyak anak gadis yang menanti pinangan. Tadi malam baru saja selesai pemilihan bujang gadis Bengkulu, kalau mau nanti kita coba jodohkan. Atau kita minta Ibu Noni untuk mencomblangkan dengan para anak gadis. Dan apa yang saya sampaikan ini sebenarnya merupakan sebagian dari doa, agar kedepan Adinda Sultan segera mendapatkan jodoh yang diinginkan,” guyon Rohidin.

      Sementara itu, dari SBN sendiri, ketika didoakan segera mendapat jodoh, dia mengakui bahwa pertanyaan itu salah satu yang paling dihindarinya. Sebab, bukan hanya Gubernur Rohidin, tapi banyak yang lainnya juga sering bertanya soal jodoh tersebut. “Saya kalau diminta pidato, kata sambutan saya berani. Tapi kalau ditanya soal jodoh ini, saya paling berkeringat. Dan wajar saja kalau Pak Gubernur ini menyampaikan demikian, karena kami ini memang masih keluarga. Bahkan Wapres Pak Kiai H. Maruf Amin pun sempat beberapa kali menanyakan hal tersebut kepada saya. Kapan lagi menikah? Bukan hanya itu, aba panggilan akrab saya memanggil pak Kiai Maruf Amin, dia sampai menyodorkan calon kepada saya. Tapi saya belum bisa memberikan kepastiannya. Yang pasti soal jodoh ini, kita mengalir saja,” tegas SBN yang masih disambut tawa para kepala OPD yang hadir.

      Selain soal jodoh dan kapan menikah, SBN yang kali pertama pulang ke Bengkulu dengan status Waka III DPD RI, dia pun tidak lupa mengundang Gubernur serta seluruh yang hadir untuk datang kekediaman keluarga besarnya di Jalan Mahakam guna melaksanakan takziah 100 hari atas meninggalnya almarhum ibundanya. “Saya juga sekalian mengundang, karena Pak Gubernur ini kita masih keluarga untuk dapat kiranya hadir sama-sama dalam takziah seratus hari meninggalnya almarhumah ibu saya,” ajak Sultan. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *