Soroti Pentingnya Museum, Guru MAN IC Benteng Pemakalah di Unsri

Bengkulu Tengah Featured

RBO, BENTENG – Dicky Irawan,S.Pd, guru mata pelajaran sejarah MAN Insan Cendekia (IC) Bengkulu Tengah (Benteng) menjadi pemakalah di Universitas Sriwijaya (Unsri).

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh Program Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya (PPS Unsri) dengan nama kegiatan Seminar Nasional Sejarah IV dengan tema “Pendidikan Sejarah Abad 21 : Sinergi Antara Universitas, Pemerintah dan Dunia Usaha” yang diadakan di Kampus Pasca Sarjana Unsri, Palembang, Sumatera Selatan.

Sementara itu, Kepala MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah, Imam Ghozali,M.Pd saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa dia mendukung sepenuhnya untuk kegiatan ini. “Guru sejarah MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah ini aktif dalam kegiatan dilapangan dan kegiatan tulis menulis hasil penelitian terutama yang berkaitan dengan sejarah,” terangnya.

Dijelaskan, Dicky mempresentasikan secara parallel hasil penelitian mereka yang menyoroti tentang peran museum dalam meningkatkan minat siswa dalam meneliti sejarah lokal. “Beliau mewakili MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah dalam Seminar Nasional Sejarah di Universitas Sriwijaya dan menjadi pemakalah. Saya sangat mengapresiasi dan semoga dapat membawa manfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Dicky Irawan sebagai pemakalah yang mewakili MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah, yang merupakan alumnus Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Padang mempresentasikan hasil penelitian yang berjudul “The Influence of Museum The Student Interest of History Local”.

Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa Museum dapat meningkatkan minat meneliti sejarah lokal bagi siswa. “Alhamdulillah dapat mewakili Bengkulu dalam kegiatan ini dan kami menyampaikan hasil penelitian tentang pengaruh Museum terhadap minat siswa dalam meneliti sejarah lokal,” terangnya.

Dia juga berarap, kegiatan ini dapat membawa berkah bagi semua, terutama bagi MAN Insan Cendekia Bengkulu Tengah. “Semoga juga rekan-rekan sejawat yang lain dapat termotivasi untuk mengikuti kegiatan positif dari bidang karya tulis ilmiah ini,” pungkasnya. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *