Taman Remaja Kota Bengkulu Kondisinya Memprihatinkan

Featured Kota Bengkulu

RBO  >>>   BENGKULU  >>>   Taman Remaja Kota Bengkulu sejak diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu beberapa tahun terakhir ini kondisinya sudah tak terawat lagi. Kondisi Taman Remaja yang juga ada Taman Satwanya saat ini sudah memprihatinkan. Terlihar sampah berserakan dimana-ma. Kondisi jalanpun sudah banyak yang rusak dan berlubang.

“Ya, kondisi Taman Remaja saat ini sudah tak terawat lagi oleh pemerintah sejak 6 tahun terakhir. Disekitar taman terlihat sampah yang berserakan. Kursi tempat duduk terbuat dari semen sudah hancur. Begitupun jalan sudah rusak. Banyak yang berlubang,’’ ujar Candra, salah seorang pedagang kaki lima di Taman Remaja kepada RADAR BENGKULU, Rabu (13/10).

Lanjutnya, nampaknya Pemerintah Bengkulu tidak peduli lagi terhadap Taman Remaja. Dia yang sudah berdagang kurang lebih 6 tahun disini melihat taman ini tidak pernah dirawat dan ditata dengan baik. Binatang-binatang yang ada di taman remaja sudah dipindahkan. Hanya tingal cerita lagi. Jika Pemerintah Bengkulu membiarkan taman remaja seperti ini tidak dirawat lagi, sunguh sangat disayangkan. Apalagi taman ini lokasinya ditengah-tengah kota.
Pedagang-pedagang yang ada di taman ini, sudah banyak yang pindah karena warga masyarakat baik di dalam Kota Bengkulu maupun di luar kota sudah jarang berkunjung karena kondisi taman kumuh. tidak menarik.

‘’Dulu masyarakat sangat tertarik berkunjung kesini karena ada kebun binatangnya. Sekarang mau lihat apa lagi. Dengan kondisi taman remaja tak terawat lagi, tentu pendapatan pedagang semakin berkurang,’’ jelasnya.

Harapan kepada pemerintah Provinsi Bengkulu agar merawat lagi taman ini. Ditata dengan baik. Kebun binatang dikembalikan seperti dulu lagi supaya masyarakat tertarik berkunjung kesini. Apalagi taman ini sebagai jantung kota. Letaknya sangat dekat. Mudah dikunjungi. ‘’Suatu saat nanti ada pengunjung dari luar ingin melihat suasana taman remaja ini, malu kita. Karena taman remaja ini sudah cukut dikenal masyarakat,’’ tutupnya. (cw1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *