Peserta CPNS Mulai Akses Portal SSCASN, Sarpras Oke

Featured Pemda Provinsi

RBO, BENGKULU – Saat ini para peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil mulai dapat mengakses melalui web pusat SSCASN. Dimana pada pelaksanaan itu sebelumnya, para peserta dapat mengakses portal lama SSCN BKN tidak digunakan lagi. Disampaikan Kepala UPT BKN Pemda Provinsi Bengkulu, Joko Warsito portal lama dengan akses SSCN BKN tidak dapat digunakan lagi.

Para peserta saat ini hanya dapat melakukan akses administrasi pendaftaran melalui SSCASN.BKN.GO.ID. Dikatakannya peserta nantinya mendaftarkan administrasi melalui web pusat tersebut dengan cara membuat akun. Setelah itu peserta memilih formasi sesuai daftar instansi pemerintah masing-masing yang tersedia dalam web tersebut.

“Sekarang untuk web nya bisa diakses lewat SSCASN. Sedangkan mekanisme nya membuka itu sehingga peserta melihat formasi kemudian membuat akun administrasi yang digunakan untuk pendaftaran nantinya sesuai formasi apa yang diambil oleh peserta. Seleksi melalui web pusat ini sekarang lebih detail dari sebelumnya, sehingga menghilangkan banyaknya kabar adanya oknum calo yang bermain pada tes CPNS ditahun ini,” ujarnya kemarin Minggu (27/10).

Sementara itu menurutnya di tahun ini berbeda dari sebelumnya, sarpras (sarana prasarana.red) pelaksanaan termasuk menyewa komputer. Maka diminta ditahun ini bagi pemerintah daerah yang melakukan tes CPNS di UPT BKN harus ikut bersedia membantu menyiapkan komputer bagi peserta tes CPNS. Sampai saat ini baru lima instansi pemerintah daerah di Provinsi Bengkulu yang mengajukan pelaksanaan tes CPNS di UPT BKN Provinsi Bengkulu kepada KemenPAN-RB. Diantaranya Pemprov Bengkulu, Pemkab Benteng, Pemkab Kaur, Pemkab Bengkulu Utara, Pemkab Lebong sedangkan Pemkab Seluma, Pemkab Bengkulu Selatan dan Pemkab Mukomuko masih belum berkordinasi.

“Kalau dari kita hanya menyiapkan komputer sebanyak 50 unit sampai akhir pelaksanaan segitu kalau tidak ada tambahan. Karena ditahun ini Sarpras dari instansi pemerintah masing masing, kecuali nanti ditentukan Panselnasnya untuk di tempat siap. Namun penambahan komputer tidak ada, ini biasanya untuk CPNS kementerian dan lembaga sedangkan daerah mereka sendiri menyediakan sarpras namun untuk tempat dari kami atau dari pemerintah sendiri masih ditentukan panselnas,”  lanjutnya.

Selain itu berbeda pada tahun lalu, UPT BKN sendiri dalam pelaksanaan saat ini tidak membentuk panitia khusus karena sudah dibentuk oleh panitia seleksi daerah masing masing. Sedangkan anggaran pun belum ada keputusan akhir dari pihak pusat pemerintah.

“Kalau pembentukan panitia khusus tidak ada kewewengan karena sudah diputuskan dari Pusat. Untuk daerah membentuk panitia masing-masing yang dinamakan panselda. Anggaran saat ini masih dipusat, karena itu hanya dari kita menyedikan Server hingga Sumber Daya Manusia saja atau tim selebihnya tidak ada. Intinya kita siap melaksanakan asal dapat izin, dan dukungan sarpras dari instansi pemerintah daerah karena memang waktu masih lama juga untuk pelaksanaan pada tahun depan,” imbuhnya.

Sementara itu terpisah, Kepala BKD Pemda Provinsi Bengkulu, Diah Irianti M.Si menerangkan berdasarkan data dari Kantor Regional VII BKN Palembang jumlah formasi CPNS se Provinsi Bengkulu mencapai 574 formasi CPNS. Terbanyak di Kabupaten Bengkulu Tengah ada 132 formai, dan paling sedikit 23 formasi CPNS di Kabupaten Bengkulu Selatan. Sedangkan Pemprov sebelumnya mengajukan sebanyak 52 usulan formasi CPNS dan PPPK namun Pemprov sendiri tidak memprioritaskan PPPK dikarenakan usulan disetujui hanya 40 formasi CPNS. Sedangkan untuk persiapan anggaran yang dikucurkan sendiri Pemprov sebesar Rp 500 juta. (Bro)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *