Merdeka Itu, Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Featured Politik Sosial & Budaya

Hakman Novi : Sebaiknya Pemerintah Fokus Sejahterakan Rakyat

RBO, BENGKULU – “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” Ungkapan tersebut selalu didengungkan dalam setiap peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan hari Pahlawan.

Melalui momentum hari Pahlawan tahun 2019 yang akan diperingati pada 10 November ini, banyak harapan disampaikan anak pejuang.

Seperti diutarakan anak pejuang sekaligus Ketua Ikatan Keluarga Penerus Pejuang (IKPP) Bengkulu, Ir. Hakman Novi. Hakman Novi berharap, dalam mengisi pembangunan di negeri  ini dan Bengkulu khususnya, semuanya benar-benar merdeka dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Tidak saja dalam menyampaikan pendapat, juga mendapatkan layanan terbaik dari pemerintah. Seperti pengurusan perizinan, kesempatan bekerja yang sama dan merasakan aman tanpa ketakutan.

Kemudian, kesempatan yang sama dalam mendapatkan pendidikan dan kesehatan. “Kita amati, pemerintah dalam melaksanakan kebijakan sepertinya belum terlalu fokus mensejahterakan masyarakat. Dicontohkan, masalah iuran BPJS Kesehatan yang naik 100 persen. Padahal amanat undang undang sudah jelas bahwa orang miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Untuk itu, pemerintah sudah seharusnya memerdekaan rakyatnya,” ungkap Hakman Novi kepada jurnalis radarbengkuluonline.com, dikediamannya, Rabu, (6/11).

Lebih jauh Hakman menjelaskan, meski perhatian pemerintah daerah terhadap perjuangan dari para pendahulu dinilai belum maksimal, namun bukan berarti pihak keluarga pejuang yang selalu terkenang dengan amanat orang tuanya jangan meminta-minta. Dengan kemampuan yang dimiliki masing-masing anak penjuang, akan selalu berkontribusi terhadap pembangunan daerah, meski dengan cara yang berbeda, namun tujuannya tetap sama.

“Kita akan terus ikut berkontribusi membangun daerah agar bisa maju dan berkembang nantinya,” ucapnya.

Lebih jauh dalam momentum peringatan hari Pahlawan tahun ini ia menyarankan, jika mengundang pejuang ataupun keluarga pejuang dalam kegiatan khusus agar ditempatkan pada posisi yang sangat layak. Seperti penempatan kursi ditempat yang pantas.

“Saya amati terus, jika pejuang, anak keluarga pejuang diundang dalam kegiatan pemerintah, tempat duduknya belum sama dengan yang lainnya. Oleh karena itu diharapkan kedepannya bisa diubah saja,” sarannya.

Di samping itu ditambahkan, pemerintah daerah juga agar memberikan peluang seluas-luasnya bagi generasi penerus bangsa ini, untuk berkiprah dan berprestasi, sehingga nantinya bisa mengharumkan nama bangsa dan orang tuanya.

“Bangga melihat jika ada generasi muda bisa berprestasi. Seperti dalam ajang Porwil Bengkulu ini, bagi atlet daerah yang berprestasi, pemerintah daerah harus memberikan reward kepada mereka,” demikian Hakman.(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *