FK RTRW Ikut Meriahkan Karnaval Kain Batik Besurek Tahun 2019

Featured Kota Bengkulu

Dharma Setiawan : Mari Kita Lestarikan Budaya Warisan Leluhur

RBO  <<<   BENGKULU  <<<   Dalam Festival Karnaval Kain Batik Besurek tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bengkulu guna memperingati hari batik nasional, Forum Komunikasi  (FK) RTRW Kota Bengkulu ikut memeriahkan dengan menjadi peserta lomba maupun peserta pawai sebagai bentuk peran serta aktif organisasi tokoh masyarakat Kota Bengkulu mendukung program pemerintah.

“Kita setiap tahun selalu ikut dalam pawai karnaval kain batik besurek ini. Dan dari FK RTRW ini, kita cukup antusias itu terbukti dari banyaknya anggota FK RTW yang ikut terlibat langsung dalam persiapan mengikuti festival kain batik besurek tahun 2019 ini,” ungkap Ketua FK RTRW Kota Bengkulu, Drs Dharma Setiawan SH, Sabtu (9/11).

      Dijelaskan oleh Ketua FK RTRW Kota Bengkulu yang lebih dikenal dengan panggilan Iwan Kadar ini, tujuan mereka ikut festival karnaval kain batik besurek ini, selain ikut mendukung program pemerintah, itu juga mereka lakukan karena kain batik besurek ini memang sudah sepatutnya untuk terus dilestarikan.

       “Kain Batik Besurek ini adalah budaya warisan leluhur kita sudah selayaknya untuk kita lestarikan. Kalau bukan kita siapa lagi? Dan kami mengikuti festival kain batik besurek ini, kita lakukan secara mandiri. Dimana seragam kain batik besurek yang kita kenakan hasil kesepakatan dan musyawarah bersama anggota FK RTRW, dimana kita membeli bahan kain batik, kemudian menjahitnya masing-masing. Harapan kita lewat festival karnaval kain batik besurek ini, budaya warisan bersejarah kita akan tetap lestari hingga sampai anak cucu kita nanti,” pungkas Iwan Kadar.

      Adapun dari Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan SE, lewat festival karnaval kain batik besurek tahun 2019 ini, dimana ini peringatan yang keenam ini, dia menyampaikan karnaval batik kain besurek ini memang bertujuan untuk meningkatkan produktifitas kain khas Bengkulu tersebut. Dengan demikian, kain besurek bisa dikenakan oleh banyak orang.

“Karnaval Batik Kain Besurek ini meningkatkan kecintaan masyarakat pada kain besurek. Ini juga menjadi stimulan buat pengrajin batik besurek,  sehingga  momentum 1 tahunan minimal  sudah  memfasilitasi pelesetariannya. Dengan harapan  anak-anak SD sudah kita tanamkan  cinta dengan produk sendiri. Selain itu, saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi semua pihak dalam menyukseskan serta memeriahkan event festival karnala kain batik besurek tahun ini,’’ singkat Helmi. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *