Musda Sukses, Hazadin Harun Aklamasi Pimpin FMR BU

Bengkulu Utara Featured

Imron: Ucapkan Salam Pembuka “Gen Kabar Kumu, Padek Nien,”
RBO, ARGA MAKMUR – Forum Masyarakat Rejang (FMR) Kabupaten Bengkulu Utara resmi menggelar Musyawarah dan silahturami di kediaman pribadi mantan Bupati Bengkulu Utara, Imron Rosyadi, Senin, (18/11) Kemarin.

Turut hadir dalam musyawarah tersebut beberapa tokoh masyarakat rejang antara lain Gunadi, Sabana, Bambang Irawan, Syaprianto Daud, Arie Septia Adinata, Burhan Delama, Popi Yansah, A.Samid, Ramli, Fitra Martin, Hazmantono serta ratusan lainnya.

Data yang berhasil di himpun radarbengkuluonline.com, dalam musyawarah tersebut, Hazadin Harun terpilih sebagai Ketua Forum Masyarakat Rejang (FMR) dalam musyawarah untuk periode 2019-2024.

Hazadin mengatakan bahwa dalam waktu dekat dirinya akan segera melakulan konsolidasi dan pembentukan kepengurusan FMR dari tingkat Kabupaten sampai ke tingkat Desa. “In Sya Allah dengan restu serta dukungan masyarakat rejang, saya akan menjalankan amanah ini dengan baik dan siap membesarkan organisasi demi kebaikan kita bersama,” ujar Hazadin.

Sementara itu Ketua FMR Bengkulu Utara periode 2012-2017 Buyung Satria, SH mengatakan bahwa dirinya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat rejang yang selama ini telah mempercayai dirinya untuk memimpin FMR. “Semoga kita tetap kompak baik dalam ekonomi, sosial dan politik,” singkat Buyung.

Buyung juga mondorong agar kepemimpinan di Bengkulu Utara pada pilkada 2021 ini dapat di ambil alih kembali oleh orang rejang. “Kita mendorong agar kader muda rejang dapat maju dalam pilkada BU, seperti dahulu zaman pak Imron sudah 2 periode menjadi Bupati BU,” kata Buyung.

Sementara itu Ketua Dewan Pembina FMR, Imron Rosyadi mendukung penuh upaya pengembangan FMR tingkat hingga nasional. “Ke depan kita harapkan adanya FMR di semua Kabupaten dalam Provinsi Bengkulu serta di semua provinsi,” ujar Imron.

Imron juga mendorong agar semua masyarakat rejang untuk mengucapkan salam pembuka dengan kalimat “gen kabar kumu, padek nien,”. (bri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *