Perjuangkan Anggaran Untuk Perempuan dan Penggali Kubur

Daerah Kota Bengkulu
RBO  >>>   Kota Bengkulu  >>> Anggota DPRD Kota Bengkulu Iswandi Ruslan S.Sos kemarin (5/12) menggelar reses.Sejumlah keluhan dan usulan disampaikan peserta reses yang digelar di kantor DPC PKB Kota Bengkulu. Pantauan jurnalis, selain usulan soal perbaikan infrastruktur, peserta reses yang hadir juga menyampaikan usulan mengenai gaji para penggali kubur dan usulan dana pengecekan kesehatan reproduksi perempuan.

Seperti yang disampaikan peserta reses bernama Maisusi bahwa untuk saat ini informasi yang dia dapat tes tes Pap Smear dan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) sudah tidak ditanggung BPJS lagi. Terkait hal itu, Iswandi Ruslan dengan tegas mengatakan bahwa APBD memang diperuntukan untuk rakyat, maka usulan tersebut dipastikannya akan dibahas bersama badan anggaran DPRD Kota Bengkulu. Selain itu, pihaknya juga akan mengkaji regulasi dan kemampuan keuangan daerah.  Disisi lain ada warga yang juga usul soal gaji para penggali kubur. Hal inipun menjadi perhatian Iswandi Ruslan, Diapun antusias memperjuangkan usulan itu.

“Kembali kita dapat usulan yang patut diperjuangkan, karena memang para penggali kuburan ini jumlahnya disetiap kelurahan tidak begitu banyak, namun sangat dibutuhkan ketika ada musibah kematian. Maka saya kira sudah selayaknyalah mereka diberi semacam gaji bulanan yang ditanggung pemerintah. Saya akan diskusikan usulan ini ke badan anggaran,” sambung Dia. (edisi lengkap silahkan baca versi RADAR BENGKULU CETAK,terbit 6 Desember 2019). (lay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *