Yulita Suprihatin Pimpin Himpaudi Kota Bengkulu Masa Bakti 2019-2023

Featured Pendidikan

RBO  >>>  BENGKULU  >>>   Himpunan Tenaga Pendidik dan Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kota Bengkulu, kemarin secara resmi dilantik kepengurusan daerah masa bakti 2019-2023, bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota. Yuli Suprihatin, S.Pd resmi terpilih menjadi Ketua Himpaudi Kota yang baru, menggantikan estapet kepemimpinan Sri Widiarti, SE, M.Pd yang sekarang menjabat sebagai Wakil Ketua Himpaudi. Sesuai Surat Keputusan (SK) Nomor: 002/SK/PW Himpaudi BKL/XII/2019 tentang pengangkatan/pengesahan/pelantikan pengurusan daerah Himpaudi Kota Bengkulu, masa bakti 2019-2023.

Pelantikan tersebut, berlangsung dengan penuh khidmat, disaksikan secara langsung oleh Kabid Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (PAUDNI) Dikbud Kota Bengkulu, Minarni, S.Pd, Ketua Himpaudi Provinsi, Tri Siswati, M.Pd, Ketua pengawas PAUD/TK dan tamu undangan yang hadir memadati Aula Dikbud Kota.

“Alhamdulillah, Himpaudi sudah melaksanakan peristiwa besar. Yaitu mengadakan Musyawarah Daerah (Musda), dalam organisasi Himpaudi Kota periode selanjutnya. Kami mewakili anggota pengurus lainnya, sangat berterima kasih pada penasihat Hampaudi sebagai pamong dari PAUD dan Dikmas Provinsi Bengkulu, Kabid PAUDNI dan seluruh jajarannya,” ujar Yuli Suprihatin pada RADAR BENGKULU, kemarin.

Diketahui, Yuli Suprihatin pernah menjabat sebagai Ketua Himpaudi Kota diperiode sebelum Tri Siswati. Tahun ini, dia kembali mendapat amanah sebagai ‘Nakhoda Baru’ Himpaudi. “Kami berharap kedepan, seluruh elemen dari Himpaudi, dapat bekerjasama dengan baik, baik itu yang dulu, sekarang dan yang akan datang. Membangun organisasi Himpaudi semakin jaya dan berintegritas,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Himpaudi Provinsi, Tri Siswati, M.Pd mengatakan, anak usia dini saat ini, cerminan kualitas bangsa Indonesia dimasa depan. Mereka adalah jantung negeri. Harus disayangi, dilindungi, diasuh dan dididik dengan sepenuh hati. “Masih banyak tantangan kedepan yang harus dihadapi. Pertama, masih banyak tenaga pendidik PAUD lulusan SMA, bahkan SMP. Padahal jelas Permendikbud No.137 Tahun 2014 yang berbunyi, seseorang akan disebut guru apabila sudah melampaui kualifikasi jenjang studi S1. Kedua, masih rendahnya tingkat kesejahteraan guru PAUD, bahkan masih ada yang bekerja secara sukarela tanpa digaji. Ketiga, masih ada dikotomi antara pendidikan formal dan informal, yang berujung pada perbedaan perlakuan dalam program peningkatan mutu, kesejahteraan, dan penghargaan bagi tenaga pendidik PAUD,” Kata Tri Siswati pada RADAR BENGKULU.

Sehingga hal ini menjadi perhatian bagi semua. Baik itu pemerintah daerah menjadi fokus utama, untuk program Himpaudi Kota Bengkulu. Seluruh anggota Himpaudi dari tingkat Kecamatan, Provinsi dan Pusat, merupakan anggota satu kesatuan bagaikan satu tujuan. Satu sama lain saling memperkuat menjaga marwah Himpaudi, dimanapun, siapapun dan seperti apapun anggota Himpaudi tersebut sesungguhnya adalah diri Himpaudi. “Sesuai lirik lagu mars Himpaudi, mulailah dari diri sendiri,” terangnya.

Tri Selaku Ketua Himpaudi Provinsi, sangat menyambut baik pengurus daerah Himpaudi Kota masa bakti 2019-2023. Dia mengucapkan selamat bekerja. Semoga dedikasi dan kerja keras akan memberikan hasil yang maksimal, dan menjadi energi besar terhadap percepatan perkembangan program PAUD, yang ada di Kota Bengkulu. “Tetaplah bekerjasama dengan pengurus sebelumnya. Alhamdulillah, pengurus sebelumnya sudah ada yang tergabung dalam kepengurusan baru. Walaupun kita semua berjuang dengan segala kekurangan, apalagi tingkat kesejahteraan yang masih sangat minim. Mari sama-sama jadikan organisasi sebagai ladang amal dan ibadah bagi kita semua,” ucapnya.

Disisi lain, Kabid PAUDNI Dikbud Kota, Minarni, S.Pd mengatakan, jadilah tenaga pendidik yang bekerja secara ikhlas dan profesional. Tetap semangat, walaupun masih dikotomi pendidikan formal dan nonformal, memilik perbedaan yang sangat signifikan adanya. “Jangan pernah mengeluh dengan keadaan seperti ini. Namun jadikan ini sebagai motivasi kedepan supaya lebih baik lagi,” ujar Minarni.

Dikepengurusan Himpaudi baru, dia menginginkan jalin sinergitas yang baik dari pemerintah terkait, dan organisasi lainnya. Jangan sampai, ada permusuhan diantara sesama organisasi pendidik. “Mau itu Himpaudi, IGTKI, PGRI semuanya sama saja. Sama-sama mencetak generasi bangsa dimasa yang akan datang. Sekali lagi, kami mewakili Kepala Dikbud Kota beserta jajarannya, bagi tenaga pendidik bekerjalah dengan sepenuh hati,” terangnya. (ach)

Pengurusan Himpaudi Kota Masa Bakti 2019-2023

Pembina : Kepala Dikbud Kota,

Kabid PAUDNI

Penasehat :

Bunda PAUD Kota Bengkulu

Ketua : Yuli Suprihatin, S.Pd
Wakil Ketua : Sri Widiarti, SE, M.Pd
Sekretaris : Yustina Destri, S.Pd
Bendahara : Muji Purwanti, S.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *