Maju Pilgub, Dua Bupati di Test Perindo

Featured Lebong Politik Rejang Lebong

Imron Dijadwalkan Senin, Agusrin Belum Pasti

RBO, BENGKULU – Dua kandidat balon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu yang akan maju pada Pilkada serentak tahun 2020 mendatang, Kamis, (5/12) mengikuti fit and propertes sekaligus pemaparan visi dan misi di depan Tim Penjaringan Partai Perindo Provinsi Bengkulu. Kedua kandidat calon gubernur (cagub) tersebut adalah, Ahmad Hijazi dan Rosjonsah.

      “Bersyukur saya bisa hadir dan diterima dengan baik untuk mengikuti proses uji kelayakan dan kepatutan di Perindo. Ini wujud keseriusan saya meminang Perindo. Sepulangnya menjalankan ibadah Umrah langsung datang selain bersilaturahmi, juga meyakinkan kembali kepada Partai Perindo jelang keluarnya keputusan politik sebagai persyaratan maju pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bengkulu tahun depan,” ungkap kandidat Cagub Bengkulu, Dr (Hc) H. Ahmad Hijazi, usai fit and proper test, kemarin.

      Hijazi yang saat ini masih menjabat Bupati Rejang Lebong ini mengaku, dari pembicaraannya dengan tim penjaringan Perindo memang tidak memiliki syarat khusus. Tetapi lebih kepada sifatnya normatif saja dalam mendapatkan dukungan politik. Apalagi sejauh ini diakui, untuk pendamping masih dalam tahap penjajakan. Karena mencari seorang wakil itu memang tidak mudah dan harus diawali dengan kesepahaman serta kesepakatan bersama-sama dalam mewujudkan cita-cita membangun Provinsi Bengkulu, khususnya periode 5 tahun mendatang.

      “Jika Perindo yang memiliki dua kursi di DPRD Provinsi memutuskan mengusung saya sebagai balon gubernur, saya siap mengikuti mekanisme yang berlaku dan membuat surat persyarataan untuk ditanda tangani. Mengingat sebagai umat Islam, harus bisa berterima kasih kepada orang yang menolong kita,” ujar politisi senior Golkar ini.

IWAN/RBO: Rosjhonsyah saat di DPW Perindo

      Secara terpisah sebelumnya, kandidat balon Gubernur Rosjonsyah yang juga menjabat Bupati Lebong ini sengaja menyempatkan diri sepulang dari dinas luar langsung datang ke Perindo untuk menyampaikan visi dan misinya sudah dipaparkan secara gamblang kepada tim penjaringan Partai Perindo. Dimana salah satunya ingin menciptakan “Bengkulu Hebat” berteknologi.

      Untuk itu Rosjonsyah berharap, dukungan politik dari Perindo bisa diberikan kepadanya.

“Meski semua kandidat yang mendaftar ke Perindo ini sangat bagus. Tetapi diyakini Perindo ada mekanisme tersendiri dalam memberikan penilaiannya. Apalagi jika benar Perindo mengusungnya pada Pilgub tahun depan, tidak menutup kemungkinan nantinya saya akan berpasangan dengan kader Perindo sendiri,” terang politisi PDIP ini.

      Ditanya soal belum hadir dalam fit and propertes di Partai Gerindra, ia mengaku karena kesibukan sebagai seorang Kepala Daerah yang aktif, memang belum sempat hadir. Tetapi dipastikan jika Gerindra masih menerima, tentu siap mengikutinya.

“Semoga tim penjaringan dari Gerindra bisa memaklumi dan meminta pengertiannya. Jika memang diminta, saya siap mengikutinya,” ucapnya.

      Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Partai Perindo Provinsi Bengkulu, Gustianto menjelaskan, dengan adanya dua kandidat ini, berarti pihaknya sudah melakukan fit and propertes 7 dari 9 kandidat yang mendaftar. Sehingga masih tersisa dua kandidat lagi, atas nama, Imron Rosadi dan Agusrin M Najamudin.

“Untuk Imron Rosadi telah dijadwalkan akan mengikuti fit and propertes pada Senin lusa. Sedangkan Agusrin masih sedang dikoordinasikan,” kata Gustianto yang juga diamini Sekretaris Tim Penjaringan, Eko Febrinaldo.

      Lebih jauh ditambahkan, setelah tahapan pemaparan visi dan misi dari setiap kandidat selesai nanti, akan dilanjutkan dengan rapat pleno dan hasilnya akan dibawa ke tingkat pengurus DPW, untuk memutuskan 1 nama balon yang diusung pada Pilgub tahun depan.

      “Satu nama yang kita putuskan akan di SK-kan oleh DPP nantinya,” tutup pria yang akrab disapa Yayan ini.(idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *