Jaga Keutuhan NKRI Melalui Empat Pilar Kebangsaan

Featured Politik

Mohammad Saleh Laksanakan Tugas Sebagai Anggota DPR/MPR RI

RBO, BENGKULU – Anggota DPR/MPR RI dari Fraksi Golkar Dapil Provinsi Bengkulu, H. Mohammad Saleh SE menggelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di aula pertemuan PT. Master Cabang Bengkulu. Kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini diikuti oleh sebanyak 150 karyawan PT. Master pada Hari Kamis tanggal 5 Desember 2019 .

Adapun 4 pilar kebangsaan yang menjadi materi sosialisasi yakni Pancasila, Wawasan Kebangsaan, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Anggota DPR RI H. M Saleh menyampaikan materi sosialisasi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program dari DPR/MPR RI terkait tentang pentingnya 4 pilar yang perlu diketahui oleh seluruh warga negara Republik Indonesia, dimana saat ini guna mencegah terjadinya paham yang bertentangan dengan ideologi negara yakni salah satunya paham tentang radikalisme.

“Oleh karena itu, kami selaku anggota DPR MPR RI memiliki tugas dalam hal mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan di seluruh Indonesia, karena dengan dilandasi 4 pilar tersebut persatuan dan kesatuan negara kita tetap terjaga dengan satu ideologi yang sama yakni Pancasila sebagai dasar negara,” ungkap M Saleh.

Menurut anggota Komisi VIII DPR RI itu secara esensi, tujuan dari pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar adalah untuk menanamkan kesadaran dalam diri, akan pentingnya empat pilar penyangga utamanya kokoh bangsa Indonesia, yakni Pancasila, Undang–undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. “Sekaligus sebagai upaya kita mengembangkan dan menegakkan kehidupan kita, ditengah kemajemukan bangsa Indonesia, agar bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dengan berlandaskan Empat Pilar MPR-RI. Oleh karena itu, saya berharap kita semua yang hadir di sini, dapat menghayati dan mengamalkan nilai–nilai Pancasila, Undang–undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari–hari,” harapnya.

Sebab nilai-nilai Pancasila, Undang–undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, yang digagas oleh pendiri bangsa ini atau the founding father akan senantiasa relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia, baik di masa lalu, masa kini, dan di masa yang akan datang.

“Terutama terhadap pilar akhlak yang sangat diharapkan oleh para pendiri bangsa untuk perlu kita bangun dan budayakan, khususnya pembentukan karakter sumber daya manusia, yang ber-adab dan berakhlak mulia atau Well-being dalam segala sektor kehidupan,” pungkas M. Saleh. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *