Tukar Guling, Helmi Diusung Demokrat, Edison Diusung PAN?

Featured Politik

Chairil Guswendy: Belum Pasti, Tapi Bisa Saja Terjadi

RBO  >>>  BENGKULU  >>> Dalam peta politik Pilkada Gubernur Bengkulu dan Pilkada Kabupaten Seluma serentak 2020 beredar informasi Partai Demokrat dan PAN Provinsi Bengkulu akan berkolaborasi. Kemudian barter, tukar guling dukungan untuk kader mereka. Yaitu Ketua DPW PAN Provinsi Bengkulu H. Helmi Hasan SE maju dalam Pilkada Gubernur, sedangkan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu, H. Edison Simbolon S.Sos, M.Si akan diusung PAN di Pilkada Kabupaten Seluma.

Iwan/RBO
Chairil Guswendy

Saat dikonfirmasi terkait informasi tersebut, Sekretaris DPD yang juga ketua tim penjaringan Cagub dan Cawagub DPD Partai Demokrat, Ir Chairil Guswendy belum membenarkan hal itu.

 “Kalau yang namanya isu politik, ya biasa saja. Bisa saja nanti ada kemungkin begitu. Bisa juga tidak. Hanya saja yang jelas Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bengkulu, Bang Edison Simbolon beliau pasti akan maju di Pilkada Kabupaten Seluma. Dan beliau telah mendaftarkan diri sebagai kandidat bakal calon di beberapa Parpol pemilik kursi di Seluma,” ungkap Chairil Guswendy, Selasa (10/12).

      Dijelaskan oleh Chairil, saat ini mereka dari tim penjaringan masih terus melakukan tahapan. Namun untuk pendaftaran gelombang pertama sudah tutup sejak akhir November lalu. Setelah terjaring 10 nama, hanya lima nama kandidat yang telah mengembalikan formulir pendaftaran.

“Memang Pak Helmi melalui pendukungnya ada mengambil formulir pendaftaran Cagub di Demokrat. Dan sudah dikembalikan formulirnya. Tapi berkas syaratnya itu belum lengkap. Kalau istilah KPU itu masih Belum Memenuhi Syarat (BMS) dan kita masih melakukan verifikasi untuk kelengkapan syarat itu. Sedangkan kandidat lainnya yang telah mengembalikan formulir serta syarat, itu ada Dr H. Rohidin Mersyah, lalu  Hijazi, Agusrin dan Rio Capella. Kemudian ditambah Helmi Hasan,” jelasnya.

      Selain itu, untuk maju di Pilkada Gubernur maupun Pilkada Kabupaten Seluma menurut Chairil, Demokrat dan PAN juga tidak bisa mengusung Paslon sendiri. “Sebab, Demokrat di Seluma itu hanya tiga kursi. PAN dua kursi. Artinya, masih kurang satu kursi untuk bisa mendaftarkan Paslon sendiri di Kabupaten Seluma. Begitu juga untuk Pilkada Gubernur, Demokrat hanya lima kursi. Sedangkan PAN hanya dua kursi. Sementara syarat minimal mendaftarkan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sembilan kursi,” pungkas Chairil. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *