A Hijazi: Saya Tidak Mau Tinggal di Bandara

Featured Politik

Rio dan Agusrin Absen, Hijazi Gandeng Bundra

RBO, BENGKULU – Kalau sebelumnya tim penjaringan Cagub dan Cawagub DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu telah melakukan fit and proper test terhadap H. Helmi Hasan SE, Dr H. Rohidin Mersyah dan H. Rosjonsyah Syahili S.IP, M.Si. Kemarin Senin pukul 10.00 WIB, tim penjaringan melanjutkan fit and proper test terhadap kandidat bakal Cagub Dr (Hc) H. A Hijazi. Sedangkan dua kandidat lainnya Patrice Rio Capella dan Agusrin M Najamuddin yang dijadwalkan pada hari Senin kemarin tidak hadir.

“Hari ini saya mengikuti tahap fit and proper test di Partai Hanura dan saya akan segera mengumumkan Balon Wakil Gubernur Bengkulu yang akan mendampingi maju Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu pada Pilkada serentak 2020 akan datang. Calon Wakil Gubernur yang akan mendampingi saya akan disampaikan ke publik Januari nanti. Akan saya sampaikan segera kepada masyarakat. Jadi tunggu saja,” ungkap Hijazi saat diwawancarai usai mengikuti Fit And Proper Test di Partai Hanura, Senin (30/12).

Disinggung siapa nama Wakil Gubernur Bengkulu yang akan mendampinginya, Bupati Kabupaten Rejang Lebong ini belum menyebut secara gamblang. Hanya saja, ketika disebut nama Bupati Kabupaten Seluma, Bundra Jaya dia mengatakan bisa saja.

“Bisa Pak Bundra Jaya, dan mungkin pak Bundra Jaya. Tidak ada yang tidak mungkin. Kita inikan hanya merencanakan, Tuhan yang menentukan. Untuk komunikasi dengan kepala daerah, saya memang selalu melakukan itu. Karena saya ini ketua forum kepala daerah di Bengkulu. Artinya bukan saja komunikasi dengan Pak Bundra Jaya,” ujarnya.

Dilain sisi, Hijazi memastikan dirinya mengikuti Pilkada Gubernur Bengkulu tahun depan dengan atau tidak menggunakan jalur Partai Politik (Parpol). Karena sekarang dirinya sudah menyiapkan e KTP dukungan maju melalui jalur independent.

“Saya tidak mau ketinggalan di bandara, orang berangkat saya tinggal. Ini yang paling saya tidak inginkan. Makanya saya menyiapkan 2 jalur yakni jalur partai politik dan jalur perseorangan. Jadi Bupati Rejang Lebong, saya ini melalui jalur perseorangan dan jadi. Artinya, jalur apa saja bisa asalkan Tuhan mengizinkan,” paparnya.

Sama seperti saat mengikuti fit and proper test di Parpol lainnya, Hijazi menerangkan, dirinya ditanya oleh tim penjaringan Partai Hanura terkait program yang dijalankan jika menjadi gubernur. “Visi saya adalah masyarakat Bengkulu Cerdas, Sehat, Sejahtera, dan Taqwa kepada tuhan yang maha esa. Nah ini dijabarkan dengan program. Jadi kenapa harus cerdas, SDM cerdas daerah maju. Sehat, secerdas apapun kalau dia tidak sehat tidak akan cerdas. Sebab itu harus ditopang dengan kesehatan. Cerdas dan Sehat harus didukung dengan energi makanya harus sejahtera. Setelah itu, terkahir harus berakhlak. Ya jadi semuanya konek Fiddunya wal Akhirah,” demikian Hijazi.

Adapun dari Wakil Ketua tim penjaringan DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu Panca Darmawan SH, dia menyampaikan bahwa pihaknya baru saja melakukan fit and proper test terhadap Hijazi. “Dari penyampaian visi misi kandidat, semua hampir rata-rata visi misi kandidat luar biasa. Tapi lebih khusus, kami akan mengkajinya lagi, kalau soal membuat visi misi itu gampang, dan kebetulan yang ikut penjaringan di Hanura ini semuanya petahana serta berpengalaman. Ada memang nilai poin kandidat berbeda-beda, akhirnya nanti yang sudah kita fit and proper test ini akan kami presentasikan ke DPP. Dan bagi yang tidak mengikuti tetap akan kami sampaikan ke DPP, kalau ini yang ikut, ini yang tidak ikut itu kita sampaikan. Dan kita akan lihat hasil survey. Yang kita sampaikan ke DPP nanti bisa saja semuanya kita kirim, bisa Cuma dua, atau Cuma tiga, tergantung berapa yang cocok setelah kita bahas nanti,” pungkas Panca. (idn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *