Kontraktor Belum Puas dengan Jawaban Bupati

Featured Hukum & Kriminal Mukomuko

RBO, MUKOMUKO – Puluhan kontraktor dikabarkan belum menerima pembayaran dari pekerjaan proyek Kabupaten Mukomuko tahun 2019 lalu. Kamis (2/1), puluhan rekanan Pemkab Mukomuko itu menyerbu Rumah Dinas Bupati dengan maksud mempertanyakan pembayaran proyek yang sudah mereka kerjakan.

Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, SH. didampingi sejumlah pejabat eselon II menemui puluhan kontraktor tersebut yang sejak Kamis pagi sudah bergrilya menemui pihak-pihak terkait. Karena tidak mendapatkan jawaban pasti, mereka mendatangi Rumdin Bupati. Padahal pada saat itu Bupati sedang mengadakan rapat dengan para kepala dinas, badan di lingkungan Pemkab Mukomuko membahas persoalan tersebut.

Kendati sudah bertemu langsung dengan Bupati, kontraktor tidak puas dengan jawaban yang disampaikan Bupati. Seperti diakui salah seorang kontraktor bernama Saprin Efendi. “Kami¬† kurang puas dengan jawaban Bupati tadi ,” ungkap Saprin.

Dalam pertemuan tersebut Bupati meminta rekan-rekan kontraktor untuk menunggu selama empat hari. Pihak Badan Keuangan Daerah (BKD) akan berkoordinasi terlebih dulu dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pencairan uang proyek yang belum dibayar.

Dari beberapa penyampaian Bupati, tampak ia sebagai Kepala Daerah siap bertanggungjawab atas peristiwa ini. Disisi lain, pihak Pemkab Mukomuko belum menemukan regulasi atau aturan untuk penyelesaian persoalan yang sedang dihadapi. Oleh sebab itu pihak Pemkab Mukomuko masih harus berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati memang sempat melontarkan pernyataan, ia siap menggadaikan Balai Daerah dan Mobil Dinasnya jika tidak ditemukan solusi.

Akan tetapi, sejumlah kontraktor menganggap jawaban Bupati itu mengada-ada. Sesuatu yang kecil kemungkinan dilakukan, bahkan tidak mungkin dilakukan.

“Itu bukan solusi. Karena tidak mungkin. Kami ini (para kontraktor) hanya meminta kepastian pembayaran proyek yang sudah kami selesai kerjakan dengan secepatnya dan sesegera mungkin,” singkat Saprin. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *